Trump Akan Bertemu Moon Jae-in April Mendatang, Bahas Denuklirisasi Secara Mendalam

DUNIA | 29 Maret 2019 11:47 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menggelar pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di Washington bulan depan. Rencana ini dilakukan setelah pertemuan Trump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berakhir dengan jalan buntu.

Moon, yang telah membuat hubungan Korsel dan Korut kembali menghangat, berperan sebagai perantara antara Trump dengan Kim Jong-un. Sebagaimana diketahui, Trump berkeras agar Korut menghentikan program nuklirnya secara total sementara pihak Korut belum merealisasikannya sampai sekarang.

Rencananya, Moon akan berkunjung ke Washington selama dua hari mulai 10 April mendatang, sebagaimana diungkapkan oleh pejabat dari kepresidenan Korsel, Blue House.

"Kedua pemimpin akan melakukan pembicaraan mendalam untuk mengoordinasikan sikap mereka tentang pembentukan rezim perdamaian di Semenanjung Korea melalui denuklirisasi menyeluruh," kata Sekretaris Pers Senior Kepresidenan, Yoon Do-han, dikutip dari Channel News Asia, Jumat (29/3).

Sampai saat ini, hubungan antara AS dan Korsel masih memanas, meski kedua pemimpin telah bertemu untuk membahas perdamaian. Awal bulan ini, Korut tiba-tiba menarik stafnya keluar dari kantor penghubung antar-Korea, tetapi para pejabat itu kembali beberapa hari kemudian.

Kembalinya para pejabat itu terjadi setelah Trump memutuskan untuk menarik sanksi tambahan terhadap Korut.

Baca juga:
Tak Ada Pembicaraan Denuklirisasi dalam Pembicaraan Trump dan Kim Jong Un
Begini Pujian Trump buat Korea Utara Jelang Pertemuan Kedua dengan Kim Jong-un
Donald Trump Mengaku Senang Korea Utara Hentikan Tes Senjata
Jelang Pertemuan Kedua, Trump Sebut Tak Buru-Buru dengan Denuklirisasi Korut
PBB: Korea Utara Sembunyikan Senjata Nuklir

(mdk/ias)