Trump Sebut AS Siap Bantu China Tangani Virus Corona

DUNIA | 28 Januari 2020 19:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku siap membantu China dan Presiden Xi Jinping dalam mengatasi penyebaran virus Corona Wuhan. Dia menjamin pakar dari AS sudah bersiaga.

"Kami berkomunikasi secara erat dengan China terkait virus ini. Sangat sedikit kasus yang dilaporkan di AS, tetapi diawasi secara ketat. Kami telah menawarkan China dan Presiden Xi bantuan apapun yang perlu. Para ahli kita luar biasa!" ujar Trump via Twitter seperti dikutip Selasa (28/1).

Laporan Business Insider, jumlah orang yang terinfeksi virus Corona Wuhan di AS mencapai lima orang. Dua kasus di California, satu di Arizona, satu di Washington, dan satu di Illinois.

Semua pasien tersebut pernah mengunjungi Wuhan baru-baru ini.

Sebelumnya, Komite Hubungan Internasional Senat AS memastikan penyebaran virus itu di AS masih rendah. Senator AS juga berkata pemerintah AS siap membantu pencegahan virus itu di berbagai negara yang terdampak.

1 dari 2 halaman

Pemerintah China pun diharapkan transparan dalam membagikan informasi.

"Pemerintah China telah mengambil langkah untuk berbagi informasi dengan pakar-pakar kesehatan internasional, dan kami mendorong kerja sama dan transparansi mereka sebagaimana situasi ini berkembang," tulis senator yang tergabung dalam komite kesehatan dan hubungan internasional.

WHO masih belum mendeklarasikan virus Corona Wuhan sebagai wabah global. Meski demikian, virus itu sudah masuk kategori darurat di China.

Pemerintah China memberi update bahwa kasus Virus Corona Wuhan sudah menyentuh 4.515 orang. Ribuan orang lain masih menunggu konfirmasi.

Dilansir dari Channel News Asia, Selasa (28/1), Komisi Kesehatan Nasional melaporkan kasus per Selasa ini melonjak dari hari sebelumnya, yakni 4.515 kasus.

Masih ada 7.000 orang lagi yang menunggu konfirmasi apakah mereka juga terserang virus Corona Wuhan. Sementara, jumlah korban tewas mencapai 106 orang.

2 dari 2 halaman

Pemerintah China juga memutuskan untuk memperpanjang liburan Imlek bagi murid-murid sekolah. Institusi pendidikan baru akan kembali dibuka berdasarkan masing-masing kondisi.

Sebelumnya, pemerintah Hong Kong juga memperpanjang masa liburan murid-murid sekolah.

Komisi Kesehatan Nasional China berkata ada 6.000 staf medis tambahan yang digerakan untuk menjinakkan wabah di Provinsi Hubei. Kota Wuhan yang menjadi sumber virus Corona baru berada di provinsi itu.

Para WNI yang sedang berada di Hubei pun ikutan terjebak dan meminta agar segera dijemput pemerintah. Sayangnya, belum ada kepastian bagaimana pemerintah mau menjemput WNI.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Data Terkini Jumlah Korban Virus Corona
Beredar Spekulasi Virus Corona Berasal dari Laboratorium Senjata Biologis China
Kemlu: 243 WNI di China Tidak Ada yang Terjangkit Virus Corona
Fakta-fakta Wuhan Jadi Kota Mati Akibat Virus Corona, Ini Videonya
Wuhan Terisolir Karena Corona, Menlu Janji Penuhi Kebutuhan WNI di China
Malaysia Akan Gelar Salat Hajat Agar Terhindari dari Wabah Virus Corona
China: Virus Corona Bisa Menular dari Batuk dan Bersin

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.