Trump Tawarkan Tumpangan Pesawat Kepresidenan ke Kim Jong Un Saat Bertemu Di Vietnam

Trump Tawarkan Tumpangan Pesawat Kepresidenan ke Kim Jong Un Saat Bertemu Di Vietnam
Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong-un di Vietnam. ©REUTERS/Leah Millis
DUNIA | 24 Februari 2021 17:11 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pada 2019, saat masih menjabat Presiden AS, Donald Trump menawarkan tumpangan pesawat kepresidenan Air Force One kepada pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un saat kedua pemimpin bertemu di Vietnam. Trump menawarkan akan mengantarkan Kim pulang ke Korea Utara menggunakan Air Force One. Saat itu Kim mengunjungi Vietnam dengan kereta api.

Demikian dikonfirmasi seorang mantan pejabat senior pemerintahan yang juga ikut dalam perjalanan tersebut kepada CNN.

Mantan pejabat ini mengatakan Trump tak menanyakan ke penasihatnya apakah tawaran tersebut akan menimbulkan masalah.

“Hanya melakukannya sebagai seorang kawannya,” ujar pejabat ini, merujuk pada hubungan hangat Trump dan Kim, dikutip dari CNN, Rabu (24/2).

Cerita tersebut pertama kali dilaporkan BBC.

Pakar Asia di Dewan Penasihat Nasional Trump, Matthew Pottinger, mengatakan kepada BBC, “Presiden Trump menawarkan tumpangan pulang di Air Force One. Presiden tahu Kim tiba dalam perjalanan beberapa hari menggunakan kereta melalui China ke Hanoi dan presiden mengatakan: ‘Saya bisa mengantar Anda pulang dalam dua jam jika Anda mau.’ Kim menolak.”

Berita ini kemungkinan akan memicu pengamatan baru atas hubungan personal Trump yang akrab dengan Kim, seorang diktator yang dinilai telah banyak melakukan pelanggaran HAM di Korea Utara. Trump tak pernah menyinggung soal HAM selama bertemu Kim, namun fokus pada prospek investasi keuangan jika Kim setuju menghentikan senjata nuklirnya.

Ketika seorang wartawan menanyakan Kim apakah topik tersebut telah didiskusikan, Trump menjawab untuknya.

“Kami membahas segalanya,” ujarnya.

Mantan Presiden Trump sebelumnya mengatakan “jatuh cinta” dengan Kim dan saling bertukar surat yang menekankan hubungan tak biasa mereka.

Tahun lalu Trump mengatakan menerima sebuah “memo indah” dari Kim, mengatakan, “Saya pikir kami baik-baik saja.”

Kemudian, Pyongyang membantah Kim mengirim surat untuk Trump dan menuding Trump mengedepankan hubungan personal demi kepentingan sendiri. (mdk/pan)

Baca juga:
Bangkrut, Hotel dan Kasino Donald Trump Dihancurkan
Diisukan Tak Senang dengan PM Israel, Joe Biden Akhirnya Telepon Benjamin Netanyahu
Donald Trump Kembali Lolos dari Pemakzulan
Trump Tak Bisa Buat Akun Twitter Lagi
Survei: 71 Persen Rakyat AS Sebut Trump Bertanggung Jawab Atas Kerusuhan Capitol
Twitter Tegaskan Donald Trump Akan Diblokir Selamanya Walaupun Dia Maju Capres Lagi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami