Tujuh Orang Tewas Akibat Ledakan Hantam Dua Kota di Afghanistan

Tujuh Orang Tewas Akibat Ledakan Hantam Dua Kota di Afghanistan
Anggota Taliban menginspeksi area di dekat TKP ledakan di Jalalabad. ©AFP
DUNIA | 19 September 2021 16:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tujuh orang tewas dan tiga puluh mengalami luka-luka akibat ledakan berulang di kota Jalalabad dan ibu kota Kabul, Afghanistan jelas sumber Taliban kepada Al Jazeera.

Korban jiwa jatuh ketika alat peledak rakitan meledak pada Sabtu, jelas sumber tersebut.

“Ledakan di Jalalabad dan Kabul terlihat seperti kerjaan sisa-sisa ISIS-K,” jelas sumber Taliban, merujuk pada ISIS cabang Afghanistan tersebut, dilansir Al Jazeera, Minggu (19/9).

Sumber tersebut menambahkan Taliban telah membuka penyelidikan atas penyerangan tersebut “dan pelakunya akan dibawa ke pengadilan.”

Sejumlah media mengutip saksi dan sumber keamanan mengatakan korban jiwa disebabkan setidaknya empat ledakan di ibu kota provinsi Jalalabad, Nangarhar pada hari Sabtu.

“Banyak orang yang terlibat pada insiden hari ini di kota Jalalabad yang telah ditangkap dan investigasi sedang dilakukan. Hasil dari investigasi akan segera diumumkan.”

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab sejauh ini.

Foto-foto yang diambil di tempat ledakan di Jalalabad menunjukkan sebuah truk pick-up dengan bendera putih Taliban dikelilingi puing-puing di mana sejumlah orang bersenjata berjaga-jaga.

“Dalam satu serangan, satu kendaraan Taliban yang berpatroli di Jalalabad ditargetkan,” jelas seorang pejabat Taliban kepada AFP.

“Perempuan dan anak-anak berada termasuk korban yang mengalami luka-luka,” jelasnya.

Setidaknya dua orang juga dilaporkan terluka dalam ledakan mobil sebelum siang hari di Lingkungan Dasht-e-Barchi di Kabul.

Setelah mengambil alih Afghanistan pada 15 Agustus lalu, kelompok tersebut berjanji untuk memulihkan keamanan di negara yang dilanda perang selama bertahun-tahun tersebut.

Reporter Magang: Ramel Maulynda Rachma (mdk/pan)

Baca juga:
Keluarga Korban Serangan Drone di Kabul Tolak Permintaan Maaf AS
AS Akhirnya Minta Maaf atas Serangan Drone Tewaskan 10 Warga Sipil Afghanistan
AS Akui Serangan Drone di Kabul Salah Sasaran & Bunuh Warga Sipil, Bukan Target ISIS
Taliban Serahkan Uang Tunai USD 12,3 Juta dan Emas ke Bank Sentral Afghanistan
Hening Sekolah Musik Afghanistan di Bawah Kuasa Taliban
"Setiap Kali Saya Melihat Taliban, Saya Gemetar Ketakutan"
Menyusuri Penjara Terbesar Afghanistan yang Dikuasai Taliban
VIDEO: Rumor Konflik Internal Hingga Mencuat Isu Tewasnya Petinggi Taliban

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami