Tulis Ujaran Kebencian Tentang Umat Islam, Akun Facebook Putra Netanyahu Diblokir

DUNIA | 17 Desember 2018 13:03 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Putra Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, mengatakan bahwa Facebook memblokir akunnya selama 24 jam karena menulis ujaran kebencian terhadap umat Islam. Atas langkah tersebut, Yair pun menyebut jaringan media sosial terkemuka ini menganut kediktatoran.

Dalam unggahan di Facebook pada Kamis (13/12), Yair menyinggung tentang serangan mematikan. Menurutnya, serangan semacam itu hanya terjadi di negara Muslim saja.

"Apa kalian tahu di mana tidak ada serangan? Di Islandia dan Jepang, di mana secara kebetulan dua negara tersebut tidak ada orang Muslim," tulis Yair, memercik kemarahan umat Muslim, dikutip dari Middle East Eye, Senin (17/12).

Dalam unggahan lain, Yair pun menulis solusi yang menurutnya bisa menyelesaikan konflik yang sedang terjadi.

"Hanya ada dua ada solusi yang bisa membawa perdamaian yakni semua orang Yahudi pergi (dari Israel), atau orang Muslim yang pergi. Kalau saya lebih suka opsi kedua," katanya lagi.

Kedua tulisan ini dibuat setelah dua tentara ditembak mati pada hari yang sama di sebuah terminal bis di Tepi Barat dekat pemukiman. Di hari yang sama, seorang bayi lahir secara prematur dari rahim ibu yang ditembak dalam serangan terpisah pada 9 Desember lalu.

Facebook pun memutuskan untuk memblokir akun Yair karena dua unggahan anti-Muslim itu. Hal itu membuatnya menggunakan Twitter untuk mengeluarkan keluhannya.

Ini juga bukan pertama kalinya Yair mengeluarkan komentar kontroversialnya secara daring. Pada Senin lalu, dia mengunggah tulisan di Facebook yang menyatakan bahwa media dan LSM sayap kiri serta para politisi adalah para pengkhianat.

Karena komentar-komentarnya tersebut, Yair pun mendapat banyak kritik dari publik. Banyak yang menilai Yair terlalu banyak mengomentari persoalan pemerintahan meskipun tidak memiliki peran secara resmi dalam pemerintahan. Banyak juga yang menyebut bahwa Yair saat ini sedang ditempa di dunia politik untuk meneruskan posisi ayahnya. (mdk/ias)

Baca juga:
Polisi Israel Sebut Ada Cukup Bukti Netanyahu Korupsi
Alihkan Isu Jamal Khashoggi, Pangeran Saudi Bujuk Netanyahu Kerahkan Perang di Gaza
Netanyahu ingin buka hubungan diplomatik dengan Indonesia
Ini isi pembicaraan Wapres JK ketika bertemu Netanyahu di sela Sidang Umum PBB
Netanyahu tolak solusi dua negara untuk selesaikan konflik dengan Palestina
Di Sidang Majelis Umum PBB Netanyahu mengaku tahu lokasi gudang nuklir Iran

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.