Tunangan Khashoggi Sebut Pangeran MBS Harus Dihukum

Tunangan Khashoggi Sebut Pangeran MBS Harus Dihukum
hatice cengiz. ©Dylan Martinez/Reuters
DUNIA | 1 Maret 2021 19:21 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Tunangan mendiang jurnalis Jamal Khashoggi, Hetice Cengiz, menyerukan Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman dihukum setelah laporan intelijen Amerika Serikat menyebut pemimpin de facto Saudi itu berperan dalam pembunuhan sang jurnalis.

"Penting bahwa putera mahkota harus dihukum tanpa ditunda lagi," kata Hetice Cengiz dalam kicauan di akun Twitternya, seperti dilansir laman Aljazeera, Senin (1/3).

"Jika putra mahkota tidak dihukum, maka itu akan menjadi sinyal bagi para penjahat untuk terbebas dari pembunuhan dan itu akan membahayakan kita semua dan menodai rasa kemanusiaan."

Laporan intelijen AS Jumat lalu mengatakan Pangeran MBS "mendukung tindak kekerasan untuk membungkam para pengkritik di luar negeri, termasuk Khashoggi".

"Sejak 2017, sang Putera Mahkota mempunyai wewenang mutlak atas organisasi keamanan dan intelijen Kerajaan dan dengan begitu tidak mungkin pejabat Saudi bisa melakukan operasi ini tanpa izin dari sang Putera Mahkota," kata laporan intelijen AS.

Laporan sepanjang empat halaman itu menyebut 21 nama yang terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Pemerintah Saudi menolak laporan intelijen AS itu dan sejak lama membantah keterlibatan sang putera mahkota. (mdk/pan)

Baca juga:
Mengupas Pasukan Pembungkam Aktivis di Saudi, Pembunuh Jamal Khashoggi
AS Larang Masuk 76 Warga Saudi karena Terlibat Pembunuhan Khashoggi
Saudi Tolak Laporan Intelijen AS yang Sebut Pangeran MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi
Laporan Intelijen AS: Pangeran Muhammad Bin Salman Setujui Pembunuhan Khashoggi
AS Segera Rilis Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi yang Sebut Pangeran MBS Terlibat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami