Turki Bakal Taklukan Militan Kurdi Setelah AS Tarik Pasukan Dari Suriah

DUNIA | 20 Desember 2018 16:23 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik seluruh pasukan militernya di Suriah usai mengalahkan ISIS disambut baik oleh Turki. Bahkan pihak Turki langsung mengeluarkan pernyataan terkait pasukan Kurdi yang selama ini didukung AS.

Pihak Turki menyebut bahwa para militan Kurdi yang berada di sebelah timur Sungai Eufrat, Suriah, akan terkubur dalam parit ketika waktunya tiba.

"Sekarang kami sudah menguasai Manbij dan Eufrat. Kami sudah mengupayakan hal ini secara intensif," kata Menteri Pertahanan Hulusi Akar kepada kantor berita Anadolu, dikutip dari Reuters, Kamis (20/12).

"Saat ini mereka menggali beberapa parit dan terowongan di Manbij dan Eufrat. Mereka bisa terus menggalinya jika mau, mereka bisa bersembunyi dalam tanah, tetapi ketika waktunya tiba, mereka akan terkubur dalam lubang yang mereka gali sendiri, tidak ada satupun yang meragukan hal ini," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, keputusan Trump untuk menarik kembali pasukan AS dari Suriah telah memicu perdebatan. Banyak yang menyayangkan keputusan ini khususnya anggota parlemen AS dan sekutu AS lain di Timur Tengah. Sebab, mereka menilai dengan ditariknya pasukan AS, maka hal itu bisa membuat Turki lebih mudah menyerang pasukan Kurdi yang selama ini didukung AS.

Hubungan AS dan Turki memang telah lama memanas karena perbedaan pendapat dalam menanggapi persoalan di Suriah. Selama ini AS mendukung pasukan Kurdi di Suriah dalam melawan ISIS, sementara Turki menganggap Kurdi sebagai kelompok teroris dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan yang terlarang (PKK).

Sementara itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan pekan ini bahwa pihaknya akan memulai operasi militer baru di Suriah setiap saat di Suriah. (mdk/ias)

Baca juga:
Aksi militer Turki invasi kota di Suriah
Terlibat bentrokan dengan militan Kurdi di Afrin, 8 tentara Turki tewas
Pejuang Kurdi klaim dapat bantuan Suriah usir Pasukan Turki di Afrin
Turki dituding pakai senjata kimia melawan pasukan Kurdi di Suriah
Erdogan sebut pasukan AS akan berhadapan dengan Turki, Iran, dan Rusia di Manbij

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.