Turki Kecam Islandia karena Tim Sepak Bolanya Dilecehkan di Bandara

DUNIA | 10 Juni 2019 17:28 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Pemerintah Turki hari ini melayangkan surat protes diplomatik kepada Islandia setelah tim sepak bola mereka dilecehkan di Bandara Internasional Keflavik.

Surat yang dikirimkan melalui Kedutaan Turki di Oslo itu mengecam perlakuan kasar dan tidak sopan terhadap tim sepak bola Turki saat proses pemeriksaan paspor dan mereka meminta pengamanan ekstra terhadap para pesepak bola Turki.

Dilansir dari laman Hurriyet, Senin (10/6), Turki dan Islandia saat ini tidak mempunyai kantor diplomatik di masing-masing ibu kota mereka.

"Perlakuan terhadap tim nasional kami di bandara Islandia tidak bisa diterima baik menurut praktik diplomatik maupun rasa kemanusiaan. Negara kami tidak akan ragu melakukan apa yang seharusnya dilakukan," ujar Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusaglu dalam kicauan di Twitternya.

Pemain tim nasional Turki Burak Yolmaz mengatakan petugas keamanan bandara menyita barang bawaan anggota tim sepak bola dan mereka juga terjebak di pemeriksaan selama beberapa jam.

"Ini sangat tidak sopan dan kasar. Kami terbang selama enam setengah jam dan menunggu selama tiga jam. Sebagian teman kami bahkan belum bisa keluar," kata Yilmaz.

Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin juga mengomentari insiden itu.

"Sikap tidak sopan terhadap tim nasional kami di Islandia tidak bisa diterima dan apa yang perlu dilakukan akan dilakukan. Langkah untuk itu sudah dilakukan. Pemerintah dan negara kami mendukung tim nasional," kata Kalin di Twitter.

Tim nasional Turki tiba di Bandara Keflavik pagi tadi untuk menjalani laga kualifikasi Piala Eropa 2020 yang akan berlangsung besok.

Setelah tiba di bandara tim nasional Turki tertahan di bagian pemeriksaan paspor selama dua jam tanpa penjelasan dan mereka juga mengalami pengawasan ketat.

Barang bawaan pribadi mereka juga diperiksa khusus.

Seorang warga Islandia juga menyodorkan sikat toilet kepada kapten timnas Emre Belozoglu saat wawancara dengan wartawan.

Baca juga:
Kehangatan Presiden Erdogan Buka Puasa Bersama Warga di Taman
Menelisik Kelompok Militan Komunis di Suriah yang Jadi Sekutu Amerika
Keakraban Presiden Turki dan Mesut Ozil Buka Bersama di Istana
Pemilu Wali Kota Turki Diulang karena Partai Erdogan yang Kalah Ajukan Banding
Kenapa Turki Identik dengan Negeri Kebab? Ini Fakta Menariknya
Kantor Berita Turki di Jalur Gaza Dihantam Roket Israel, Presiden Erdogan Murka

(mdk/pan)