Uni Emirat Arab Temukan Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron

Uni Emirat Arab Temukan Kasus Pertama Covid-19 Varian Omicron
Abu Dhabi Uni Emirat Arab. ©skyscrapercity.com
DUNIA | 2 Desember 2021 09:43 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan kasus pertama Covid-19 varian Omicron, seperti dilaporkan Kantor Berita WAM.

Varian Omicron terdeteksi pada seorang perempuan Afrika yang melakukan perjalanan dari salah satu negara di benua Afrika dan transit melalui negara Arab. Perempuan itu telah divaksinasi Covid-19 lengkap atau dua dosis.

Dikutip dari Antara, Kamis (2/12), otoritas kesehatan masyarakat telah mengisolasi perempuan tersebut, termasuk orang-orang yang melakukan kontak dengannya.

UEA merupakan negara Teluk kedua yang menemukan kasus varian Omicron setelah Arab Saudi yang mengumumkan kasus pertamanya pada Rabu (1/12).

Masih ada sejumlah pertanyaan besar seputar Omicron, yang bermutasi lewat berbagai cara.

Menurut para ahli, cara Omicron bermutasi dapat meningkatkan kemampuannya untuk menyebar dan menghindari beberapa pertahanan yang dihasilkan oleh vaksin.

Varian Omicron telah ditemukan di lebih dari 20 negara, termasuk Amerika Serikat, Spanyol, Kanada, Inggris, Austria, dan Portugal.

Pekan lalu, pemerintah UEA melarang masuk para pelancong yang bertolak dari Afrika Selatan, Namibia, Lesotho, Eswatini, Zimbabwe, Botswana, serta Mozambik sebagai upaya pencegahan penyebaran Omicron. (mdk/pan)

Baca juga:
Karantina jadi 10 Hari Bagi WNA-WNI yang Berasal dari Negara Terindikasi Omicron
Cegah Omicron, Pemerintah Beri Booster Kelompok Rentan Mulai Januari 2022
Antisipasi Penularan Omicron, Pemerintah RI Larang Pejabat ke Luar Negeri
Perjalanan Mutasi Virus Covid-19 Masuk Indonesia
Menkes: Indonesia Gunakan Metode SGTF untuk Deteksi Dini Varian Omicron
Pemerintah Sudah Siapkan Obat Hingga Fasilitas Kesehatan Hadapi Varian Omicron
21 Negara Sudah Terpapar Varian Omicron, Kemenkes Minta Masyarakat Tak Panik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami