Usai bicara ke wartawan, pria muslim Rohingya tewas dipenggal

Usai bicara ke wartawan, pria muslim Rohingya tewas dipenggal
DUNIA » MALANG | 24 Desember 2016 11:48 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Polisi Myanmar kemarin mengatakan sesosok mayat pria muslim Rohingya tanpa kepala ditemukan beberapa hari setelah dia berbicara kepada sejumlah wartawan di Negara Bagian Rakhine.

Beberapa hari lalu pemerintah mengadakan kunjungan media mengajak sejumlah wartawan ke wilayah konflik di Rakhine, seperti dilansir Arab News, Sabtu (24/12).

Mayat pria malang itu ditemukan mengapung di sungai. Polisi tidak menjelaskan apa yang menjadi motif pembunuhan pria 41 tahun itu. Polisi mengatakan pria itu berbicara kepada jurnalis Myanmar pada Rabu lalu di Desa Ngakhura.

"Pada hari Kamis keluarganya mengatakan dia hilang setelah diwawancara wartawan. Jadi kami membuka kasus ini," ujar Kolonel Polisi Thet Naing di Kota Maungdaw kepada kantor berita AFP.

"Sore ini (Jumat) saya menerima laporan ada mayat tanpa kepala ditemukan. Kami sudah memastikan ke warga desa," ujar Thet Naing.

Polisi sejauh ini belum mengidentifikasi korban.

Dua wartawan Myanmar yang tidak ingin diketahui namanya mengatakan kepada AFP, mereka mewawancarai pria itu Rabu lalu di desanya. Keduanya mengatakan sudah dihubungi polisi terkait hilangnya pria itu.

Kunjungan media yang sangat jarang dilakukan digelar oleh pemerintah setelah menguatnya tekanan terhadap kepemimpinan Aung San Suu Kyi karena meluasnya laporan kekerasan militer terhadap warga muslim Rohingya sejak Oktober lalu. (mdk/pan)

Baca juga:

Menlu se-ASEAN kumpul di Myanmar bahas Rohingya pekan depan

Myanmar: Pembakaran desa di Rakhine ulah militan Rohingya

Myanmar sebut Rohingya bukan warga pribumi

Foto satelit buktikan militer Myanmar terlibat bakar desa Rohingya

Pengungsi Rohingya di Malaysia minta diizinkan sekolah dan bekerja

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami