Venezuela Tuding AS di Balik Pemadaman Listrik Besar-besaran

DUNIA | 9 Maret 2019 15:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sejak Kamis sore hingga Jumat pagi listrik padam di hampir 70 persen wilayah Venezuela.

Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López, menuduh Amerika Serikat (AS) mendalangi pemadaman listrik yang melumpuhkan hampir seluruh wilayah negara Amerika Selatan itu.

Tanpa listrik, dikhawatirkan kondisi krisis akan memasuki fase baru yang lebih bergejolak, ujar para pengamat, sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Sabtu (9/3).

Dalam pidato yang disiarkan televisi dari istana presiden Miraflores di Caracas, Padrino López mengklaim "kekaisaran Amerika Utara" berada di belakang "agresi kriminal", yang dirancang untuk "mengganggu dan menyerang" pemerintahan Nicolás Maduro yang terkepung.

Hampir semua dari 23 negara bagian Venezuela gelap gulita sejak Kamis sore, dalam kasus pemadaman listrik paling parah dalam sejarah negara itu.

"Tidak ada yang bisa begitu naif untuk berpikir ini adalah hasil dari nasib buruk atau kebetulan," kata Padrino López pada hari Jumat, ketika jutaan warga Venezuela bersiap untuk melalui malam kedua tanpa listrik.

"Ini adalah agresi yang dirancang untuk meluluhlantakkan rakyat dan negara Venezuela," lanjutnya mengkritik.

Padrino López mengklaim dugaan bahwa AS menyerang pembangkit tenaga air Guri di selatan Venezuela, yang memasok banyak listrik di negara itu. Dia juga mengatakan bahwa "sabotase" itu telah "disiapkan, direncanakan, dan didefinisikan dengan baik" di Washington.

Tetapi, Padrino López bersikeras para pejabat Maduro serta angkatan bersenjata melawan balik, dan mengatakan: "Kami di sini untuk mengirimkan pesan kepada semua orang Venezuela ... semua tetap tenang."

Sebelumnya, wakil presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, mengecam insiden itu --yang oleh para ahli dikaitkan dengan kesalahan manajemen, korupsi dan pemeliharaan buruk-- sebagai bagian dari "rencana jahat" untuk menggulingkan Maduro.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Tak Bernilai, Lembaran Uang Venezuela Dijadikan Pohon Hias
Rusia Kirim 400 Kontraktor Militer ke Venezuela, Siap Cegah Intervensi Militer AS
AS Akan Habisan-habisan Lengserkan Nicolas Maduro
Warga Venezuela Bertahan Hidup dengan Makan Sampah
Brasil Tak Akan Izinkan AS Gunakan Wilayahnya Serang Venezuela
Situasi di Perbatasan Venezuela-Brasil Kian Memanas, 3 Orang Tewas

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.