Vietnam akan Beli 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Vietnam akan Beli 30 Juta Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca/Oxford. ©Reuters
DUNIA | 4 Januari 2021 15:29 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Vietnam sepakat membeli 30 juta dosis vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca. Hal ini disampaikan pemerintah pada Senin (4/1), menambahkan pemerintah juga sedang berusaha membeli vaksin dari produsen lainnya seperti Pfizer.

Sebelumnya Vietnam juga sepakat membeli vaksin Rusia, walaupun tak terburu-buru untuk mengamankan kesepakatan, dengan alasan potensi biaya keuangan yang tinggi dan setelah berhasil menahan wabah virus corona. Negara ini hanya mencatat 1.494 kasus, dengan 35 kematian.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Universitas Oxford University lebih murah dari vaksin lainnya dan bisa disimpan di suhu lemari es, yang membuatnya lebih mudah didistribusikan dan digunakan, khususnya di negara-negara berkembang.

"Kami telah menandatangani kesepakatan untuk menyediakan vaksin bagi 15 juta orang, yang setara dengan 30 juta dosis," jelas Wakil Menteri Kesehatan Vietnam, Truong Quoc Cuong dalam rapat pemerintah, dilansir The Straits Times, Senin (4/1).

Truong menambahkan, Vietnam juga sedang dalam pembicaraan pembelian vaksin Pfizer, vaksin Sputnik V dari Rusia, dan vaksin buatan China. Namun Truong tak menyebutkan nama kandidat vaksin China tersebut.

Dia juga mengatakan Vietnam memenuhi syarat untuk membeli vaksin dari program Covax WHO untuk menutupi 16 persen populasinya atau 15,6 juta orang dari hampir 98 juta populasi. Namun, lanjut Truong, informasi selanjutnya akan disampaikan pada kuartal pertama tahun ini.

Baca Selanjutnya: Vietnam yang belum memberi izin...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami