Warga Muslim Maroko Berdoa Bersama Dari Balkon Rumah di Tengah Pandemi Virus Corona

Warga Muslim Maroko Berdoa Bersama Dari Balkon Rumah di Tengah Pandemi Virus Corona
DUNIA | 26 Maret 2020 17:32 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Ratusan warga Muslim di Maroko terekam sedang berdoa bersama dari balkon rumah masing-masing saat karantina wilayah di negara itu berlanjut di tengah pandemi virus corona.

Negara mendeklarasikan kedaruratan kesehatan pada 19 Maret, seperti banyak negara lainnya, kemudian menutup semua toko dan memaksa warga tetap di dalam rumah.

Pada Jumat, masjid di seluruh Maroko dan negara muslim lainnya, meniadakan salat Jumat.

Setelah penerapan lockdown diperketat, penduduk di Tangier, kota pesisir di barat laut negara itu, berdiri di balkon dan atap mereka pada Sabtu malam untuk berdoa bersama.

1 dari 1 halaman

Dikutip dari The Independent, Kamis (26/3), dalam rekaman yang dibagikan di media sosial, ratusan warga Maroko terdengar mengumandangkan zikir dan memanjatkan doa, memohon Allah memberikan kesembuhan dari wabah virus corona.

Sejumlah negara Muslim diserang pandemi virus corona. Masjid-masjid ditutup untuk salat Jumat dan salat lima waktu berjemaah, termasuk tiga masjid bersejarah umat Islam yaitu Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi, serta Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Di Maroko, tercatat ada 170 kasus infeksi virus corona yang dikonfirmasi dan lima kasus kematian sampai 25 Maret. (mdk/pan)

Baca juga:
Bila Wabah Pandemi Mengistirahatkan Ratusan Pesawat Komersil di AS
Presiden Brasil Sebut Wali Kota dan Gubernurnya Penjahat Karena Terapkan Lockdown
Apple Disebut Akan Buka Semua Toko di Pertengahan April
Yang Dipakai Fotografer untuk Cegah Corona Saat Meliput
Parlemen Inggris Ditutup Sebulan karena Pandemi Corona
Tembok Besar China Mulai Dibuka Setelah Pandemi Corona Mulai Mereda

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami