Waspada, 3 Ciri Modus Penipuan Lowongan Kerja bagi WNI di Hong Kong

Waspada, 3 Ciri Modus Penipuan Lowongan Kerja bagi WNI di Hong Kong
Taman para TKI di Hongkong. ©2012 Merdeka.com
DUNIA | 22 Agustus 2022 11:03 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong mengingatkan warga negara Indonesia agar berhati-hati terhadap penawaran kerja dengan iming-iming gaji tinggi.

"WNI di Hong Kong diimbau agar berhati-hati dan waspada terhadap pesan ataupun pengumuman yang diunggah di media sosial yang menawarkan pekerjaan dengan gaji tinggi yang kemungkinan merupakan penipuan," demikian pengumuman resmi KJRI Hong Kong yang dilansir dari ANTARA Beijing, China, Minggu.

Dengan mengutip informasi dari pihak Kepolisian Hong Kong, KJRI menyebutkan setidaknya ada tiga ciri penipuan berkedok lowongan kerja yang ditawarkan secara daring tersebut.

Pertama, pesan atau pengumuman palsu di media sosial yang menawarkan gaji tinggi, jam kerja fleksibel, dan tidak membutuhkan kualifikasi atau pengalaman tertentu.

Modus kedua, korban diminta untuk mengunjungi situs belanja palsu dan melakukan pembelian serta mengirim uang ke suatu bank yang ditunjuk dengan dijanjikan komisi dalam jumlah tertentu.

Kemudian yang terakhir, disebut KJRI bahwa untuk membangun kepercayaan korban, penipu memberikan komisi awal. Namun setelah itu, pelaku memberikan berbagai alasan penundaan pembayaran komisi dan akhirnya menghilang.

WNI diminta segera melapor kepada aparat terkait di Hong Kong atau ke KJRI Hong Kong jika mengalami tindak kejahatan penipuan.

Jumlah pekerja migran asal Indonesia diperkirakan mencapai 180 ribu orang, yang hampir 100 persen kaum perempuan bekerja di sektor informal dengan gaji 4.640 dolar HK atau sekitar Rp8,5 juta per bulan.

Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara terbesar pemasok pekerja migran Hong Kong di bawah Filipina.

Seiring dengan melonggarnya kebijakan protokol kesehatan anti-COVID-19 --yang ditandai dengan berkurangnya masa karantina menjadi tiga hari bagi pelaku perjalanan internasional, jumlah pekerja migran asal Indonesia yang memasuki Hong Kong diperkirakan bertambah. (mdk/pan)

Baca juga:
Pekerja Migran Tuntut Malaysia Hentikan Kekerasan di Pusat Tahanan Imigrasi
BP2MI: Ratusan WNI di Kamboja Mendapat Kekerasan selama Penyekapan
Coba Menyeberang ke Malaysia Lewat Pelabuhan Tikus, 10 WNI dan 1 WNA Ditangkap
Data Kemlu RI: Total 62 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Sudah Bebas
Australia Buka Peluang Penempatan Tenaga Kerja Indonesia

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini