WHO: Dunia Sulit Menang Lawan Varian Delta, Tapi Vaksin Masih Efektif

WHO: Dunia Sulit Menang Lawan Varian Delta, Tapi Vaksin Masih Efektif
Direktur WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. ©2020 AFP PHOTO/CHRISTOPHER BLACK/WORLD HEALTH ORGANIZATION
DUNIA | 1 Agustus 2021 12:33 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) dua hari lalu mengatakan dunia sulit menang melawan virus corona varian Delta yang sangat mudah menular tapi vaksin yang ada saat ini masih efektif melawan varian tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC) menyebut varian Delta sebagai virus yang mudah menular seperti penyakit cacar dan memperingatkan bahwa dampaknya bisa sangat parah, demikian menurut laporan dokumen CDC yang dikutip the Washington Post dan dilansir laman Al Arabiya, Jumat (30/8).

Penularan Covid-19 kini meningkat hingga 80 persen dalam empat pekan terakhir di berbagai belahan dunia, kata Direktur Jenderal WHo Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Kematian di Afrika, wilayah yang baru 1,5 persen dari populasinya sudah divaksin--meningkat 80 persen dalam periode yang sama.

"Keberhasilan yang sudah dicapai kini terancam atau bahkan lenyap, sistem kesehatan di banyak negara kini kewalahan," kata Tedros dalam jumpa pers.

Varian Delta kini terdeteksi di 132 negara dan menjadi varian dominan, kata WHO.

"Vaksin yang ada dan sudah disetujui WHO memberikan perlindungan signifikan terhadap sakit berat dan perawatan di rumah sakit dari semua varian, termasuk varian Delta," ujar pakar kedaruratan WHO Mike Ryan.

"Kita menghadapi virus yang sama tapi virus itu menjadi lebih cepat dan lebih baik dalam beradaptasi untuk menulari manusia, itulah perbedaannya," kata dia.

Maria van Kerkhove, kepala teknis WHO dalam penanganan Covid-19 mengatakan varian Delta sekitar 50 persen lebih menular ketimbang varian awalnya yang pertama muncul di China akhir 2019. (mdk/pan)

Baca juga:
Olimpiade Tokyo Dibayangi Covid-19, Kasus Positif Catat Rekor Selama Pandemi
Australia Kerahkan Militer Bantu Penegakan Lockdown di Sydney
CDC Peringatkan Varian Delta Menyebar Semudah Cacar Air & Picu Infeksi Lebih Parah
Israel Berikan Suntikan Vaksin Covid Dosis Ketiga untuk Warga di Atas 60 Tahun
Sulitnya Warga Korsel Mendapatkan Vaksin, Reservasi Vaksin Harus Menunggu 111 Jam
Tujuh Hari Berturut Kasus Covid-19 Harian Tembus 6.000, Vietnam Perpanjang Lockdown
"Tinggal Beberapa Kali Mutasi Lagi Virus Ini Bisa Kalahkan Vaksin"
Tiga Dosis Suntikan Vaksin Pfizer Bisa Tingkatkan Perlindungan terhadap Varian Delta
Kasus Covid-19 Melonjak Lagi, AS Wajibkan Pemakaian Masker di Kantor Pemerintah
Israel Setujui Vaksinasi Anak-Anak Usia 5-11 Tahun dengan Penyakit Bawaan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami