WNI Ditemukan Tewas di Malaysia Diduga Korban Pemerkosaan

DUNIA | 3 Januari 2019 14:39 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Mayat wanita warga negara Indonesia (WNI) ditemukan dengan tangan terikat dan mulut disumpal di sebuah kamar hostel di Jalan Reko, Kajang, Malaysia. Wanita yang sehari-hari bekerja di toko mebel itu juga ditemukan tanpa busana.

Dugaan sementara, wanita tersebut korban pemerkosaan. "Sejauh ini penyebab masih dalam penyelidikan pihak polisi. Dapat dipahami bahwa kejadian tersebut melibatkan kejahatan perkosaan berdasarkan kondisi fisik korban saat dijumpai," ujar Atase Polisi KBRI Kuala Lumpur, Kombes Pol Chaidir Zahari berdasarkan konfirmasi Polisi Diraja Malaysia (PDRM), di Kuala Lumpur. Demikian dikutip dari Antara, Kamis (3/1).

Chaidir mengatakan, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Serdang untuk proses identifikasi. Sampai hari ini, belum ada pelaku yang ditangkap terkait kasus tersebut.

Namun demikian, pihak PDRM berjanji akan mengusut tuntas dan melaporkan setiap ada perkembangan dalam pengungkapan kasus tersebut.

Jasadnya ditemukan Senin (31/12/2018) lalu pukul 18.24 waktu setempat. Seorang laki-laki melaporkan kematian seorang perempuan WNI di Jalan Reko Nomer 657, Batu 16, 43000, Kajang, Selangor.

Majikan korban, Muammir Mukhlis bin Anuaruddin, mengatakan korban sudah tidak bekerja selama tiga hari. Berdasarkan informasi PDRM, WNI tersebut berinisial LY.

"Hasil penyelidikan awal mendapati mayat dijumpai di dalam kamar yang dijadikan hostel kedai Elektrik & Perabot Desa Jaya Batu 16 Jalan Reko, Kajang. Korban tinggal sendiri dan telah bekerja di kedai elektrik dan perabot tersebut sejak tiga tahun lalu," tuturnya.

Baca juga:
Wanita Diduga WNI Ditemukan Tewas Di Malaysia Tanpa Busana & Tangan Terikat
Terlibat Kasus Pembunuhan di Malaysia, WNI asal Lombok Terancam Dihukum Mati
Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan 42 TKI Ilegal ke Malaysia
39 TKI ilegal hendak ke Malaysia ditangkap polisi di Nunukan
Masalah TKI hingga kelapa sawit dibahas Jokowi dengan Deputi PM Malaysia

(mdk/lia)