Yunani takut serangan teror jika tak bangun masjid di Athena

Yunani takut serangan teror jika tak bangun masjid di Athena
Demo tolak pembangunan masjid di Athena. ©AFP
DUNIA | 7 April 2016 08:09 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Pemerintah Yunani mengatakan mereka khawatir akan muncul serangan teror jika masjid tidak dibangun di Ibu Kota Athena.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (6/4), pejabat pemerintah mengatakan akan mengizinkan warga muslim beribadah dengan mengikuti seorang imam yang telah ditunjuk untuk mencegah tumbuhnya paham ekstrem.

Selama ini warga muslim di Athena menggunakan tempat-tempat tertentu sebagai musala sementara untuk beribadah.

Menurut Kathimerini, pejabat dari Kementerian Pendidikan dan Agama, pemerintah harus segera membangun masjid yang sudah diumumkan akan dibangun sejak 2006 tapi selama ini tertunda.

"Karena belakangan ini makin banyak serangan teroris, maka kita harus mempercepat pembangunan masjid di Athena," kata dia.

"Setiap hari, selama ini kita tidak punya masjid dan imam resmi di Athena. Itu bisa meningkatkan risiko radikalisasi di tengah muslim di tempat-tempat ibadah yang tidak resmi."

Dalam beberapa tahun terakhir, Yunani telah menjadi salah satu tujuan imigran terbesar sejak Perang Dunia Kedua.

Ratusan bahkan ribuan pengungsi dari Timur Tengah membanjiri Yunani lewat Turki untuk menuju sejumlah negara Balkan. (mdk/pan)

Baca juga:

Pria Yahudi korban Bom Brussels minta publik tak membenci Islam

Cuma butuh 3 menit, eks pimpinan JI rayu pemuda ikut paham radikal

Polisi tepis mitos Siyono suci karena jasadnya disebut masih utuh

Komisi III akan panggil Kapolri terkait kematian Siyono

Marak terorisme, pelajar di AS dilatih menembak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami