"Dari sekian banyak presiden, hanya Bung Karno yang suka Ludruk"

GAYA | 22 Oktober 2012 16:50 Reporter : Destriyana

Merdeka.com - Di zaman dulu, Ludruk adalah seni rakyat yang membumi, sayangnya sekarang kesenian satu ini mulai terpinggirkan.

Foto 1 dari 5
{photonews_intro_title}

Untuk menjaga agar kesenian ini tetap eksis banyak cara yang dilakukan seniman Ludruk, salah satunya dengan menggunakan dana pribadi atau hutang. "Saya itu masih punya hutang sama istri, perhiasan dia saya jual semua buat ludruk. Bener ini," akunya.