Mahasiswa UGM kembangkan iBlind, tablet untuk tunanetra

PERISTIWA | 2 Desember 2014 14:16 Reporter : Kresna

Merdeka.com - Hanif dan Kresna saat mengoperasikan iBlind. Ada tiga alat yang digunakan untuk menjalankan prototipe tersebut, yakni display yang berbentuk kotak dengan kode braille di permukaannya, modul GSM untuk menerima pesan, dan software penerjemah huruf digital menjadi braille.

VIEW GALLERY

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.