12 Tokoh Detektif Rekaan dengan Kasus-Kasus Seru, dari Sherlock Holmes sampai Poirot

12 Tokoh Detektif Rekaan dengan Kasus-Kasus Seru, dari Sherlock Holmes sampai Poirot
Death on the Nile. ©2021 dok. 20th Century Fox
GAYA | 29 Januari 2022 00:01 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Cerita detektif selalu menarik untuk diikuti. Rangkaian misteri, kasus pelik, dan kisah petualangan yang ditawarkan menjadi candu tersendiri bagi penikmatnya. Karena itulah, cerita detektif laris didrama televisi, manga, sandiwara radio, hingga drama panggung.

Beberapa tokoh detektif rekaan bahkan menjadi karakter fiktif paling populer sepanjang masa. Sebut saja Sherlock Holmes yang sampai masuk Guinness World Records sebagai tokoh literatur yang paling banyak diperankan di film dan televisi.

Buat menambah daftar bacaan, berikut ini sederet tokoh detektif fiktif yang kisahnya selalu seru dan mengundang pembaca untuk mengasah kecerdasan. Mulai dari Sherlock Holmes, Hercule Poirot, sampai Detektif Galileo.

  1. Sherlock Holmes (rekaan Sir Arthur Conan Doyle)
  2. Hercule Poirot (rekaan Agatha Christie)
  3. Kiyoshi Mitarai (rekaan Soji Shimada)
  4. Cormoran Strike (rekaan J. K. Rowling)
  5. Auguste Dupin (rekaan Edgar Allan Poe)
  6. Philip Marlowe (rekaan Raymond Chandler)
  7. Kapten Polisi Kosasih dan Gozali (rekaan S. Mara Gd)
  8. Joseph Rouletabille (rekaan Gaston Leroux)
  9. Perry Mason (rekaan Erle Stanley Gardner)
  10. V.I. Warshawski (rekaan Sara Paretsky)
  11. Kogoro Akechi (rekaan Rampo Edogawa)
  12. Detektif Galileo (rekaan Keigo Higashino)
2 dari 13 halaman

1. Sherlock Holmes

sherlock©2016 dok. BBC

Barangkali Sherlock Holmes termasuk detektif dalam fiksi yang paling dikenal. Tokoh rekaan Sir Arthur Conan Doyle ini sudah populer sejak abad 19.

Sherlock Holmes pertama kali muncul dalam A Study in Scarlet (1887). Detektif yang digambarkan memiliki gaya hidup bohemia ini kerap didampingi oleh sahabatnya, Dr. John Watson dalam memecahkan kasus.

Adaptasi layar kaca dan layar lebarnya cukup banyak. Antara lain serial BBC, Sherlock yang mengambil latar modern dan dua film Sherlock Holmes yang dibintangi Robert Downey, Jr.

3 dari 13 halaman

2. Hercule Poirot

hercule poirot©2017 dok. 20th Century Fox

Detektif rekaan Agatha Christie ini paling sering dibanding-bandingkan dengan Sherlock Holmes, kendati keduanya memiliki penampilan dan metode yang berbeda dalam memecahkan kasus. Kalau Holmes kerap mengandalkan analisis deduktif berbasis abductive reasoning (Holmes menyebutnya deductive reasoning), Poirot lebih teliti menebak pelaku kejahatan lewat ilmu psikologi.

Hercule Poirot kerap digambarkan sebagai pria bertubuh pendek yang tampak lucu dengan kumis melintang. Penampilannya itu sering mengecoh orang. Walaupun begitu, Poirot sang detektif Belgia juga piawai dalam deduksi.

Sama seperti Holmes, dia juga ditemani oleh sahabatnya dalam meecahkan kasus, yaitu Kapten Hastings yang setia. Beberapa ceritanya yang disebut terbaik antara lain Death on the Nile, Murder on the Orient Express, The Murder of Roger Ackroyd, dan The Mysterious Affair at Styles.

4 dari 13 halaman

3. Kiyoshi Mitarai

the tokyo zodiac murders©Gramedia Pustaka Utama

Mitarai merupakan detektif rekaan Soji Shimada. Dia adalah seorang astrolog merangkap detektif. Sifatnya eksentrik dan selengekan, tapi berotak cemerlang.

Sepak terjangnya didampingi Kazumi Ishioka, seorang penggemar kisah misteri yang kemudian menjadi sidekick petualangan Mitarai.

Kasus-kasus terbaik Kiyoshi Mitarai antara lain The Tokyo Zodiac Murders dan Murder in the Crooked House yang menampilkan plot twist tak terduga.

5 dari 13 halaman

4. Cormoran Strike

the cuckoo039s callung©Gramedia Pustaka Utama

Petualangan detektif yang satu ini sedikit berbeda dengan kisah Holmes, Poirot, dan Akechi yang bernuansa klasik. Cormoran Strike adalah detektif swasta yang nyaris bangkrut karena kekurangan klien. Dia merupakan mantan penyidik SIB yang kehilangan salah satu kakinya di Afghanistan.

Strike memulai petualangannya dalam buku The Cuckoo's Calling. Dia ditemani oleh Robin Ellacott, sekretaris wanita yang cerdas dan cakap dalam memecahkan kasus pelik meninggalnya supermodel Lula Landry.

Buku pertama dari Cormoran Strike Series yang ditulis oleh J.K. Rowling (penulis seri Harry Potter) dengan nama samaran Robert Galbraith ini mendapat berbagai pujian dari kritikus dan memenangkan Los Angeles Times Book Prize. Hingga saat ini sudah lima buku Cormoran Strike Series yang rilis, yaitu The Cuckoo's Calling, The Silkworm, The Career of Evil, Lethal White, dan Troubled Blood.

6 dari 13 halaman

5. Auguste Dupin

auguste dupin©VisiMedia

Tokoh yang satu ini disebut sebagai pelopor tokoh detektif dalam cerita fiksi. Bahkan kisah-kisah Sherlock Holmes juga disebut mengambil pakem dari sini. Le Chevalier C. Auguste Dupin merupakan tokoh rekaan Edgar Allan Poe.

Dupin pertama kali muncul dalam cerita pendek berjudul The Murders in the Rue Morgue (1841). Dia bukan seorang detektif profesional, hanya kebetulan mendapat kesempatan untuk memecahkan berbagai kasus dengan kemampuan nalarnya yang disebut ratiocination oleh Poe.

Keahlian Dupin adalah mengkombinasikan nalar dan imajinasi serta menempatkan diri di benak si pembunuh untuk memecahkan kasus.

7 dari 13 halaman

6. Philip Marlowe

the big sleep©Vintage Crime/Black Lizard

Selanjutnya ada detektif Amerika Serikat dari masa Prohibition (larangan beredarnya minuman beralkohol pada 1920--1933), yaitu Philip Marlowe. Dia adalah detektif cerdas yang doyan alkohol, berjiwa filsuf, dan tak mudah tertipu rayuan wanita.

Karakter ini diciptakan Raymond Chandler dan pertama kali muncul dalam The Big Sleep (1939). Dia tak segan untuk melakukan kekerasan demi pemecahan kasus, walaupun aslinya selalu cinta damai.

Marlowe punya puluhan cerita untuk pembacanya. Beberapa yang paling populer adalah The High Window, The Lady in the Lake, The Long Good-bye, dan Killer in the Rain.

8 dari 13 halaman

7. Kapten Polisi Kosasih dan Gozali

misteri terakhir©Gramedia Pustaka Utama

Sesekali baca juga cerita detektif dengan kearifan lokal. Fiksi kriminal tanah air punya S Mara Gd., mantan penerjemah novel-novel Agatha Christie yang di kemudian hari disebut Agatha Christie-nya Indonesia. S Mara Gd. menulis beberapa seri cerita kriminal dengan tokoh penyidik yang berbeda-beda. Namun yang paling dikenang pembaca adalah serial apten Polisi Kosasih dan Gozali.

Kapten Kosasih merupakan anggota kepolisian yang sehari-hari berkutat dengan investigasi pembunuhan. Divisinya kerap mendapat bantuan dari Gozali, seorang mantan kriminal kroco yang terlihat seperti pengangguran tanpa masa depan, tapi memiliki kemampuan analisis luar biasa. Latar cerita kebanyakan di Surabaya dan kota-kota sekitarnya.

Petualangan Kosasih dan Gozali terdiri dari puluhan buku yang terbit di antara tahun 80-an hingga 90-an. Beberapa di antaranya bahkan sempat diadaptasi ke layar kaca, antara lain Misteri Asmara di Pondok Songka dan Misteri Sebutir Safir. Sementara Misteri Sutra yang Robek diadaptasi menjadi film layar lebar.

9 dari 13 halaman

8. Joseph Rouletabille

the mystery of the yellow room©Prodinnova

Joseph Rouletabille adalah detektif rekaan Gaston Leroux, penulis Prancis. Rouletabille digambarkan seperti tokoh kartun Tintin, seorang jurnalis muda dengan pikiran tajam yang mengalami berbagai masalah dalam memecahkan suatu kasus.

Kasus pertama Rouletabille adalah pembunuhan di ruang tertutup dalam The Mystery of the Yellow Room. Buku ini disebut-sebut sebagai salah satu novel kriminal pertama yang menampilkan kasus pembunuhan di ruang tertutup.

Kisah Rouletabille diceritakan dalam 7 novel dan 2 novel yang ditulis oleh Nore Brunel. Rouletabille juga sudah diadaptasi ke belasan film layar lebar, film televisi, komik, dan drama radio populer.

10 dari 13 halaman

9. Perry Mason

perry mason©2020 dok. HBO

Perry Mason sebenarnya bukan detektif swasta atau penyidik kepolisian. Dia adalah seorang pengacara dengan spesialisasi kasus-kasus kriminal. Namun kasus-kasus pembunuhan yang dituduhkan pada klien-kliennya membuat Mason harus turun tangan dalam mencari dalang pembunuhan sebenarnya.

Dalam menyelidiki kasus, Mason tak segan membahayakan nyawa, melanggar peraturan resmi, atau mengeluarkan dana pribadi. Dia sering disebut oleh rekan-rekannya jauh lebih cocok menjadi seorang penyidik daripada pengacara kriminal.

Erle Stanley Gardner, sang penulis menampilkan Mason dalam lebih dari 80 novel dan cerita pendek. Seri novel Perry Mason menjadi salah satu yang terlaris di Amerika Serikat, negeri asalnya. Kisahnya juga sudah diadaptasi ke serial televisi. Salah satu yang teranyar diproduksi oleh HBO.

11 dari 13 halaman

10. V.I. Warshawski

body work©Berkley

Bosan dengan detektif pria? Kalau begitu coba ikuti petualangan Victoria Iphigenia Warshawski alias V.I. Warshawski. Detektif cewek rekaan Sara Paretsky ini juga tak kalah jagoan dari Sherlock Holmes.

Vic kerap digambarkan sebagai detektif eksentrik yang beroperasi di daerah kriminal selatan Chicago. Dia selalu tak beruntung dalam asmara, mudah naik darah, dan tak takut konfrontasi fisik. Vic yang kerap berurusan dengan kejahatan kerah putih mempersenjatai dirinya dengan ilmu karate dan pistol Smith and Wesson.

Kisah Vic bermula di novel Indemnity Only yang terbit pada tahun 1982. Petualangannya dibukukan dalam belasan novel kriminal yang sudah pernah diadaptasi ke layar lebar.

12 dari 13 halaman

11. Kogoro Akechi

stalker edogawa rampo© Berdikari Book

Penggemar Sherlock Holmes pasti serasa bernostalgia saat membaca kisah-kisah Kogoro Akechi sang detektif Jepang. Pasalnya Edogawa Rampo, sang pengarang yang juga disebut bapaknya cerita misteri Jepang ini memang pengagum berat Sherlock Holmes. Tak heran kalau fiksi detektif bikinannya mendapat pengaruh banyak dari karya Sir Arthur Conan Doyle itu.

Seperti Holmes, Akechi adalah seorang detektif brilian nan eksentrik. Dia digambarkan sebagai pria tampan dan karismatik, ahli judo, dan jenius yang selalu ditemani Yoshio Kobayashi, asisten sekaligus ketua Boys Detective Club. Kobayashi sendiri ahli menyamar, kemampuan yang sering dia gunakan untuk membantu Akechi dalam memecahkan kasus.

Akechi populer pada masa Perang Dunia I. Dia pertama kali muncul dalam kisah Kasus Pembunuhan di Bukit D. Beberapa bukunya yang sudah diterjemahkan antara lain adalah Stalker.

13 dari 13 halaman

12. Detektif Galileo

suspect x©2008 dok. Toho

Detektif Galileo adalah tokoh rekaan Keigo Higashino. Selain serial detektif dengan tokoh utama ahli fisika ini, Higashino juga menulis serial Detektif Kaga yang tak kalah populer.

Manabu Yukawa dijuluki Galileo karena kegeniusan dan kemampuan analisisnya yang luar biasa. Dia kerap dimintai tolong oleh kawannya, Kusanagi untuk membantu penyelidikan kasus buat kepolisian.

Kisah Detektif Galileo yang sudah diterjemahkan antara lain The Devotion of Suspect X dan Salvation of a Saint. Serial detektif ini juga diangkat ke layar kaca dan layar lebar dengan bintang Fukuyama Masaharu. Beberapa judul filmnya adalah Suspect X, Perfect Number, dan Midsummer Formula. Ada yang diadaptasi ke film Korea dan Mandarin juga, lho.

Demikian beberapa tokoh detektif fiktif yang punya cerita seru.

(mdk/tsr)

Baca juga:
Ini 5 Dongeng Tertua di Dunia, Sudah Pernah Dengar Ceritanya?
Buku Karya Aktivis Pro-Demokrasi Ditarik Dari Seluruh Perpustakaan Hong Kong
Buku Memoar Mantan Penasihat Keamanan AS John Bolton Dibajak Online
12 Wanita Tercantik dalam Cerita Legenda
5 Judul Manga Medis dengan Cerita Paling Unik dan Seru

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami