200 Gerai McDonald's di AS Tutup Permanen Gara-Gara Pandemi

200 Gerai McDonald's di AS Tutup Permanen Gara-Gara Pandemi
GAYA | 4 Agustus 2020 13:27 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Pandemi Covid-19 yang hadirnya tak diduga telah memukul berbagai sektor ekonomi di seluruh dunia, tak terkecuali bisnis waralaba. Restoran makanan cepat saji dengan lebih dari 38.000 gerai di berbagai negara, McDonald's pun ikut merasakan imbasnya. Lagi-lagi mereka harus menutup ratusan gerai, kali ini di Amerika Serikat.

Dilansir dari laman People, Rabu (29/7/2020), McDonald's memutuskan untuk menutup secara permanen 200 gerai di Amerika Serikat. Kabar tersebut disampaikan perusahaan restoran cepat saji asal negeri Paman Sam itu pada Selasa, 28 Juli 2020.

Capaian Laba Terendah dalam 13 Tahun

Keputusan penutupan tersebut diumumkan ketika McDonald's melaporkan laba kuartal terendah dalam 13 tahun, menurut Financial Times. Sedangkan, laba bersih McDonald's turun 68 persen menjadi 483,8 juta dolar AS.

McDonald's juga melaporkan bahwa pendapatan telah turun 30 persen pada kuartal kedua dan penjualan toko yang sama secara global turun 23,9 persen. Saat berbicara dengan para analis, CEO Chris Kempczinski mencatat pandemi sebagai alasan penutupan.

Baca Selanjutnya: Menyusul Deretan Resto Cepat Saji...

Halaman

(mdk/tsr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami