5 Kiat Miliki Koleksi Baju Ramah Lingkungan

5 Kiat Miliki Koleksi Baju Ramah Lingkungan
GAYA | 4 Februari 2020 09:29 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Aneka produk vegan, ramah lingkungan, atau yang dibuat dengan prinsip sustainability saat ini tengah digandrungi. Pasalnya memang semakin banyak generasi yang sadar pentingnya menjaga bumi.

Para penggemar fashion pun kini mulai melirik pakaian-pakaian yang ramah lingkungan serta no cruelty. Anda juga mulai tertarik untuk mengoleksi baju dengan cara ramah lingkungan? Ada beberapa cara yang bisa dicoba.

Dilansir dari Harper's Bazaar, berikut ini lima kiat supaya koleksi baju kita di lemari menjadi lebih ramah lingkungan.

1 dari 5 halaman

1. Beli Baju Vintage

Fast fashion yang mengedepankan prinsip produksi massal sudah jelas beracun bagi lingkungan. Studi terbaru menyebutkan bahwa emisi gas yang dihasilkan akibat produksi tekstil setara dengan 1,2 miliar ton tiap tahun. Jumlah ini lebih dari yang dihasilkan oleh pesawat dan kapal laut bahkan jika keduanya digabung.

Anda bisa mencoba membeli baju-baju vintage karya desainer yang dijual secara online untuk mengurangi jejak karbon. Baju-baju preloved dari para influencer atau teman yang selera modenya sudah Anda percayai juga bisa jadi pilihan.

2 dari 5 halaman

2. Rawat dan Perbaiki

Jangan hanya memakai, tapi rawatlah juga baju dengan baik agar awet. Simpan dengan benar, jangan terpapar matahari dan lindungi dari jamur. Kalau ada baju yang rusak, tahan diri untuk beli lagi. Perbaiki saja atau jika memang sudah tak mau memakainya lagi sebaiknya dihibahkan alih-alih dibuang.

3 dari 5 halaman

3. Beli Baju yang Anda Yakin Bakal Dipakai Setidaknya 30 Kali

Kunci dari pakaian ramah lingkungan adalah berinvestasi pada baju yang memiliki umur panjang, yaitu baju yang dibuat dengan baik tak akan pernah mati gaya.

Menurut statistik, rata-rata wanita di Australia hanya memakai 33 persen dari keseluruhan koleksi bajunya dan membuang 23 kilogram baju lain setiap tahun. Cobalah gerakan tantangan #Pakai30. Maksudnya adalah belilah baju yang sekiranya akan dipakai 30 kali lagi atau lebih. Tak perlu mengikuti tren dan pilih baju yang lebih awet dipakai.

4 dari 5 halaman

4. Cari Tahu Proses Produksi Merek Kesayangan

Lakukan riset kecil-kecilan siapa yang membuat baju Anda, apakah baju dibuat dengan konsep 'keberlanjutan'? Cari tahu dampak dari produksi bahan tersebut terhadap lingkungan. Apakah bahan itu bisa didaur ulang?

Secara garis besar, bahan baju dibagi jadi tiga, yaitu alami, sintetis dan semi-sintetis. Pilihlah bahan yang diproduksi dengan cara yang lebih ramah lingkungan misalnya pakai katun organik, pewarnaan dengan pewarna alami dan dikemas dengan material yang gampang didaur ulang.

5 dari 5 halaman

5. Belajar Mix n Match, Revamp, dan Refashion

Jika ingin membuat koleksi pakaian Anda lebih ramah lingkungan, cobalah berkreasi pada koleksi pakaian Anda. Teknik memadupadankan pakaian dapat membuat penampilan Anda berbeda tanpa harus membeli pakaian baru.

Kalau ada waktu, Anda bahkan bisa belajar untuk refashion baju-baju lama dengan menambahkan pita, detail kerut, gunting sana-sini, atau mengubah atasan menjadi rok lilit simpel. Pinterest dan YouTube menyediakan banyak tutorial refashion yang bisa dipelajari, kok.

Reporter: Henry
Sumber: Liputan6.com (mdk/tsr)

Baca juga:
Jean Paul Gaultier Adakan Peragaan Busana Terakhir sebelum Pensiun
Kreasi Kemanisan Cokelat Disulap Jadi Gaun
Ingin Perbaiki Mood? Pakai Baju dengan 6 Warna Ini
Mengintip 6 Detail Lamaran Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra
Berburu Pakaian Merek Lokal di Jakcloth Year End Sale 2019

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami