6 Potret Efek Karantina terhadap Polusi di Berbagai Negara

6 Potret Efek Karantina terhadap Polusi di Berbagai Negara
GAYA | 26 April 2020 12:04 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Pandemi virus corona telah menimbulkan kepanikan di seluruh dunia. Sejumlah negara telah menerapkan kebijakan lockdown dan menganjurkan karantina mandiri bagi warganya. Perusahaan dan kantor-kantor memberlakukan kebijakan kerja di rumah dan jaga jarak fisik bagi para karyawan.

Aktivitas di luar rumah jadi berkurang drastis. Meskipun laju perekonomian jadi tersendat, masih ada satu dampak positif yang bisa dipetik. Berkurangnya polusi udara dan pencemaran air seolah menjadi penghiburan tersendiri bagi warga.

Seperti inilah potret dampak lockdown dan kebijakan karantina mandiri terhadap polusi, seperti dilansir Bored Panda.

1 dari 6 halaman

1. India Gate War Memorial Jadi Saksi Bersihnya Udara New Delhi

potret dampak karantina terhadap polusi di berbagai negara

©2020 AFP/Hindustan Times

Ini adalah potret India Gate War Memorial di New Delhi, India pada tanggal 17 Oktober 2019 dan 8 April 2020. Setelah lockdown selama 21 hari, warga ibukota New Delhi menikmati udara terbersih dalam beberapa tahun terakhir.

2 dari 6 halaman

2. Langit Biru di Jakarta

potret dampak karantina terhadap polusi di berbagai negara

©2020 REUTERS/Willy Kurniawan

Ibukota Jakarta juga termasuk kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Namun masa karantina ini telah membawa dampak positif berupa perbaikan kualitas udara. Jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, saat ini warga ibukota bisa menikmati pemandangan langit biru lebih sering.

3 dari 6 halaman

3. Perbaikan Kualitas Udara di Milan dalam Beberapa Bulan Saja

potret dampak karantina terhadap polusi di berbagai negara

©2020 REUTERS/Flavio Lo Scalzo

Milan dinobatkan sebagai kota dengan tingkat polusi tertinggi di Eropa pada tahun 2008. Asap kendaraan bermotor selalu menjadi masalah di kota pusat mode tersebut. Semenjak lockdown, tingkat polusi udara di Milan menurun drastis. Gara-gara itu, Milan pun mengumumkan program ambisius untuk membatasi penggunaan mobil selepas masa karantina nanti.

4 dari 6 halaman

4. Pegunungan Himalaya Terlihat Lagi Setelah 30 Tahun

potret dampak karantina terhadap polusi di berbagai negara

©2020 Twitter/gull_1985

Beberapa waktu lalu, sejumlah warganet yang berlokasi di Jalandhar, Punjab, India mengunggah foto pegunungan Himalaya yang terlihat dari kejauhan. Jalandhar berjarak sekitar 125 mil dari Himalaya. Ini adalah pertama kalinya pegunungan bersaljut tersebut bisa dilihat dengan mata telanjang sejak 30 tahun terakhir.

5 dari 6 halaman

5. Sungai Yamuna Tak Lagi Tercemar

potret dampak karantina terhadap polusi di berbagai negara

©2020 REUTERS/Adnan Abidi

Mengaliri New Delhi yang digelari salah satu kota paling kotor di dunia, sungai Yamuna sudah akrab dengan pencemaran. Sampah, limbah cair, dan busa yang mengotori permukaan air merupakan pemandangan wajar. Tapi lihat potret Yamuna yang diabadikan pada tanggal 8 April 2020 ini. Bandingkan dengan keadaannya saat dipotret pada tanggal 21 Maret 2018.

6 dari 6 halaman

6. Kanal Venesia yang Jernih Disambangi Ubur-Ubur dan Lumba-Lumba

potret dampak karantina terhadap polusi di berbagai negara

©2020 AFP/Andrea Pattaro

Berkat kebijakan lockdown di Italia, Venesia yang biasanya dipadati wisatawan jadi bebas polusi. Perairan yang sehari-hari tercemar lumpur dan lalu lalang gondola serta motorboat kini berubah jernih. Angsa, ubur-ubur, dan lumba-lumba tampak menyambangi kanal setelah sekian lama. Sementara rumput laut dan ikan-ikan kecil yang biasanya tak tampak kini jadi terlihat jelas. (mdk/tsr)

Baca juga:
Karantina Mandiri, Pria Ini Rela Dirikan Tenda di Pinggir Sungai
Segudang Rasa Ruang Karantina Corona
GOR Purwokerto Diubah Jadi Tempat Karantina Perantau yang Nekat Mudik
Pemkot Solo Tata Ulang Lokasi Karantina, Pemudik dan Wanita Dipisahkan
7 Resep Masakan Khas Bali Halal yang Bisa Dicoba Saat Isolasi Diri, Mudah dan Enak

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami