7.777 Bakpao telo pecahkan rekor MURI

7.777 Bakpao telo pecahkan rekor MURI
GAYA » MALANG | 11 November 2012 20:07 Reporter : Destriyana

Merdeka.com - Malang - Minggu, (11/11), mahasiswa THP (Teknologi Hasil Pertanian), Universitas Brawijaya, berhasil memecahkan rekor MURI dengan menghadirkan 7.777 bakpao telo.

Rangkaian acara tersebut diselenggarakan di Lapangan Rektorat Universitas Brawijaya, mulai pukul 06.00 hingga tengah hari. Pengunjung dikenai tiket masuk sekitar Rp 2500 sampai 8000.

"Selain merayakan ulang tahun emas UB (Universitas Brawijaya) yang ke-50, kegiatan ini merupakan program akhir kepengurusan dari anggota HIMALOGISTA (Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian)," jelas Eka Novanti selaku ketua pelaksana Himalogista Great Event 7, kepada Merdeka.com.

Ini merupakan kado istimewa bagi Universitas Brawijaya di ulang tahunnya ke-50. Pasalnya, pemecahan rekor MURI belum pernah dilakukan sebelumnya. Terlebih, antusiasme pengunjung rupanya cukup besar. Tercatat 4000 tiket telah habis terjual.

Selain penyerahan piagam rekor MURI, penyelenggara juga mengadakan beberapa program seperti senam bugar bersama Feny Rose dan pameran produk pangan lokal. Kemajuan produk pangan lokal menjadi tema yang diusung dalam upaya pemecahan rekor kala itu. Ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa THP terhadap kemajuan produk pangan lokal Indonesia. Pernyataan tersebut juga diamini oleh Ketua Jurusan Fakultas Teknologi Pertanian, UB.

"Krisis pangan dunia sudah sangat memprihatinkan. Ironisnya, Indonesia yang seharusnya swasembada pangan, malah lebih sering mengimpor pangan. Di Asean, Indonesia bahkan menempati urutan ke-5 dalam aspek ketahanan pangan, jauh di bawah Malaysia yang berada di posisi pertama," ungkap Agustin Krisna Wardani, STP, ketika ditemui di Lapangan Rektorat UB.

Acara itu ditutup dengan pemberian piagam rekor MURI, yang diserahkan oleh Manajer MURI, Wida, kepada perwakilan rektor. Disambut tepukan meriah penonton, 7.777 bakpao telo pun dibagikan secara gratis. (mdk/des)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami