9 Makanan Khas Kepulauan Riau yang Patut Dicicipi, Ada Kisah Unik di Baliknya

GAYA | 3 Januari 2020 11:48 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Kepulauan Riau dengan keindahan dan keelokannya mampu menghipnotis para wisatawan mancanegara hingga lokal untuk menikmati alamnya.

Sekitar 96% berupa lautan dan 4% daratan menjadikannya istimewa, karena anda bisa menikmati wisata mengendarai kapal ferry, sebagai transportasi utama antar kota.

Ingatlah untuk mencicipi makanan khas Kepulauan Riau ketika berkunjung ke tempat ini. Mungkin bagi anda yang akan pindah tugas ke Kota Batam atau Kabupaten Natuna, dan atau kota lain, patut mengenal makanannya supaya lebih familiar.

Kepulauan Riau atau Kepri terkenal sebagai provinsi yang memiliki kekayaan hasil laut dan tempat belanja yang murah, serta lokasi yang strategis untuk menjelajah ke negeri tetangga, seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Berikut makanan khas Kepulauan Riau yang patut dicicipi, dari berbagai sumber

1 dari 9 halaman

1. Mie Lendir

Aneh juga nama makanan khas Kepulauan Riau yang satu ini, berasa jijik tapi penasaran. Ketika dicicipi pun ternyata di luar dugaan, mie lendir yang menggoyang lidah memunculkan rasa asin, gurih kacang, manis dan lezat.


Perpaduan kacang tanah dan ubi menjadikannya kuah kental, disajikan bersama tauge, telur rebus, dan mie kuning khas Kepulauan Riau. Pokoknya anda patut mencoba, karena mie di sini berbeda teksturnya dengan mie instan kuning pada umumnya.

2 dari 9 halaman

2. Cencaluk

Cencaluk memberikan sensasi segar yang ditimbulkan dari perasan jeruk limau masakannya. Makanan ini berbahan dasar utama udang kecil yang telah difermentasi dan dimasak menggunakan bahan rempah khas Kepulauan Riau. Cencaluk biasanya menjadi suguhan dalam acara tertentu sebagai lauk tradisional.

3 dari 9 halaman

3. Lakse Kuah

http://disbud.kepriprov.go.id/lakse-kuah/


Berbahan dasar mie sagu berwarna putih dan bisa dinikmati dengan tambahan kuah santan berwarna coklat. Lakse merupakan kolaborasi antara kebudayaan Melayu dan Tioghoa yang bertekstur kenyal, putih sedikit bening, dan lebih tebal dari pada mie.

4 dari 9 halaman

4. Roti Belauk atau Luti Gendang

http://disbud.kepriprov.go.id/roti-belauk/

Roti tradisional khas Kepulauan Riau yang bentuknya setengah lingkaran seperti gorengan pastel. Ada pula yang membuatnya bulat lonjong. Roti Belauk ini memiliki isi sambal lumat, yaitu abon ikan dengan rasa manis, asin, dan pedas yang pastinya membuat lidah ketagihan.

Sensasi gurih dan kremesnya kulit roti berpadu dengan isinya yang menggoda, cocok untuk menemani pagi anda bersama secangkir kopi atau teh.

5 dari 9 halaman

5. Gong-Gong

Liputan6.com

Mendengar kata gong-gong belum tentu semua orang akan beranggapan ini nama makanan. Kepulauan Riau atau Kepri yang sebagian besar perairan, sangat mudah untuk mendapatkan bahan makanan khas ini, yaitu siput laut yang direbus.

Cara mengkonsumsinya mudah saja. Cukup keluarkan daging siput dari dalam cangkang menggunakan tusuk kayu, dan lebih nikmat lagi dicocol sambal khas Kepulauan Riau.

Menikmati siput laut yang baru saja panen dan masih segar, pasti membuat ketagihan dengan sensasi gurih berprotein tinggi, tekstur kenyal, dan asin pedas tersebut.

6 dari 9 halaman

6. Es Laksamana Mengamuk

Es laksamana mengamuk menjadi makanan khas Kepulauan Riau yang menjadi suguhan pada acara-acara besar, seperti lebaran dan pernikahan. Minuman menyegarkan ini berbahan dasar utama buah kuini, yang teksturnya mirip manga dengan banyak serat di dagingnya, kemudian campurkan dengan santan dan gula merah.

Jika anda susah menemukannya atau tidak ada waktu untuk berkunjung ke Kepulauan Riau, cobalah bereksperimen di rumah. Cukup menyediakan buah kuini yang dipotong kecil-kecil. Kemudian tuangkan santan dan gula merah cair ke dalam gelas, masukkan kuini. Tambahkan es batu supaya lebih menyegarkan hari anda, es laksamana mengamuk siap disajikan.

Makanan yang ditemukan dari ketidaksengajaan. Konon ada seorang Laksamana yang mengamuk ketika istrinya diculik oleh pemiliki kebun kuini. Laksamana pun melampiaskan kemarahannya dengan menebaskan pedang ke seluruh penjuru kebun.

Begitu banyak buah kuini yang terpotong-potong, warga bingung harus diapakan supaya tidak sia-sia. Hingga salah seorang wanita mencampurkan potongan buah kuini dengan air santan dan gula merah, jadilah minuman segar yang dinikmati warga sekampung kala itu.

7 dari 9 halaman

7. Lendot

Lendot merupakan makanan khas Pulau Karimun, Kepulauan Riau yang memiliki kuah bening kental, karena dibuat dari sagu yang dihaluskan.

Bahan dasar utamanya sayur bayam dan kangkung, serta campuran bumbu khas Kepri pasti memberikan sensasi yang belum pernah anda rasakan sebelumnya.

Melihat bentuknya mungkin anda akan heran karena kental seperti lendir, namun ketika mencicipi menyentuh lidah pasti jadi ingin mencoba lagi dan lagi. Rasa asin dan pedasnya akan lebih nendang jika ditambah bilis dan udang.

8 dari 9 halaman

8. Gubal

http://disbud.kepriprov.go.id/gubal-masakan-khas-lingga/

Gubal merupakan makanan khas Kepulauan Riau yang dipercaya menjadi obat kencing manis (penyakit gula). Makanan ini berbahan dasar utama sagu yang dicampurkan dengan parutan kelapa muda, yang dimasak menggunakan kuali.

Gubal menjadi makanan sehari-hari di daerah-daerah penghasil sagu, seperti Nerekeh, Panggak Laut, Teluk, Kudung, dan lainnya. Semakin nikmat lagi apabila anda padu padankan dengan gulai ikan pari atau ikan hiu, dan kuah asam pedas.

9 dari 9 halaman

9. Tepung Gomak

http://disbud.kepriprov.go.id/tepung-gomak/

Makanan khas Kepulauan Riau yang bisa dinikmati sehari-hari, dengan bahan dasar utama tepung ketan atau pulut putih dan tepung kacang hijau. Adonan isinya yaitu campuran kelapa parut, gula pasir, gula merah, dan garam.

Setelah adonan yang diisi tadi direbus hingga matang, lalu tiriskan, kemudian sajikan dengan taburan kacang hijau yang sudah ditumpuk halus. Kue tradisional yang satu ini disebut Gomak karena taburan tepung kacang hijau di luarnya seperti menggunakan bedak.

Itulah beberapa makanan khas Kepulauan Riau yang patut dicicipi ketika berkunjung atau ingin mencobanya di rumah. Setelah akhir-akhir ini kabar hangat dari Natuna, Kepulauan Riau mengenai kapal China yang masuk Kawasan ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). Kepri semakin menjadi sorotan.

(mdk/kur)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.