Alasan Kucing Meletakkan Cakarnya di Lenganmu, dari Sayang hingga Posesif

Alasan Kucing Meletakkan Cakarnya di Lenganmu, dari Sayang hingga Posesif
©shutterstock
GAYA | 17 Mei 2021 08:00 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Apa rutinitas kucing peliharaanmu yang sering bikin gemas? Bisa jadi melompat ke pangkuanmu dan meringkuk, lengkap dengan cakarnya yang sengaja diletakkan dekat dengan lenganmu.

Bahkan, ada juga beberapa anabul yang meletakkan kaki kecilnya di wajahmu untuk mencoba berkomunikasi dengan pemiliknya. ternyata ada sederet alasan di balik aksi menggemaskannya ini. Apa saja, ya?

Mencari Kehangatan

muezza baru
©shutterstock

Menjelang sore, kucingmu melakukan apa pun untuk menjaga tubuhnya tetap hangat. Saat pemiliknya pulang, anabul melihatmu sebagai orang yang siap berbagi kehangatan. Tidak heran jika hewan peliharaanmu lebih suka berbaring di pangkuan karen menganggapnya sebagai sumber panas alami. Saking nyamannya, kucingmu pun tanpa sungkan meletakkan cakarnya di atas lenganmu dan beristirahat.

Menunjukkan Kasih Sayang

muezza baru
©shutterstock

Kucing melihat pemiliknya sebagai seluruh dunianya dan selalu senang saat melihatmu pulang ke rumah, setelah seharian beraktivitas. Begitu duduk, anabulmu akan melompat dan menyandarkan tubuhnya pada lenganmu.

Menempatkan kakinya sedemikian rupa ini mirip dengan aksi manusia saat memeluk atau berpegangan tangan. Bisa jadi, kucingmu hanya ingin memberitahu keinginannya untuk dekat dan menghabiskan banyak waktu bersama. Amati juga tanda-tanda lainnya saat kucing sedang rileks di dekatmu. Mulai dari menjilati diri sendiri dan melanjutkannya pada lenganmu, bahkan mengigit kulitmu dengan lembut seakan sedang memberikan ciuman.

Menandai Wilayahnya

muezza baru
©shutterstock

Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang cukup posesif dengan kepemilikannya. Punya cara unik untuk menandai wilayahnya, anabul memiliki kelenjar aroma di seluruh tubuhnya termasuk di bantalan telapak kakinya. Saat menyentuh lenganmu dengan cakarnya, ini cara kucing untuk meninggalkan aroma dan mengklaimmu sebagai wilayahnya, sehingga tidak ada hewan lain yang memilikimu.

Hati-Hati Tanda Agresif

muezza baru
©shutterstock

Selain tanda-tanda yang menunjukkan rasa sayang pada pemiliknya, aksi kucing yang meletakkan cakarnya di atas lenganmu juga bisa dianggap sebagai aksi agresif. Saat sedang asyik membelainya, anabul bisa merasa kesal dan akan memberitahumu dengan cara yang lebih menyakitkan, baik menggunakan bantalan telapak kakinya, mengigit, dan mencakar. Untuk mengurangi kebiasaan ini, coba gerakkan lenganmu hingga hewan peliharaanmu menjauh dan biarkan sampai kucing menghampirimu kembali.

Ada banyak makna di balik kebiasaan kucing meletakkan cakarnya di beberapa bagian tubuhmu. Namun, ada juga pemilik anabul yang merasa risih karena terkena jilatannya dan menganggapnya najis. Padahal, hal itu tidak benar apalagi jika cermat memilih cat food yang halal seperti Muezza.

muezza baru
©muezza

Dibuat hanya dengan bahan alami dan bebas bahan tambahan sintetik, brand makanan kucing kering ini diolah dengan teknologi modern sehingga menjamin kualitas nutrisinya dan higienis. Tersertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand, kini tak perlu ragu memegang dry food, mencari lokasi penyimpanan, hingga membersihkan wadah makannya di tempat cuci piring.

Jaminan halal dan sehat, Muezza punya 4 varian rasa lezat untuk kucingmu yaitu Tuna Flavor, Salmon Flavor, Mackerel Flavor, dan Ocean Fish Flavor. Tersedia di Shopee dan Tokopedia, dapatkan cat food terbaik untuk bantu jaga anabul tetap sehat dan happy. [eth] (mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami