Bisa Jadi Asupan Nutrisi, Ini Aturan Memberikan Tulang pada Kucing Oren

Bisa Jadi Asupan Nutrisi, Ini Aturan Memberikan Tulang pada Kucing Oren
Bisa Jadi Asupan Nutrisi, Ini Aturan Memberikan Tulang pada Kucing Oren. ©Shutterstock
GAYA | 14 Juni 2021 08:00 Reporter : Wuri

Merdeka.com - Dikenal sebagai salah satu hewan karnivora, kucing yang hidup di alam liar memangsa hewan-hewan kecil seperti tikus, tupai, kelinci, burung, hingga ikan. Kalau mengikuti pola makan nenek moyangnya, anabulmu bisa memakan semua organ binatang, termasuk tulang. Mengandung nutrisi seperti kalsium, kucing orenmu bisa diberi tulang, asal pastikan keamanannya.

Manfaat Nutrisi Tulang

bisa jadi asupan nutrisi ini aturan memberikan tulang pada kucing oren
©Shutterstock

Sesekali memberikan kucing tulang merupakan cara yang sehat untuk meningkatkan asupan nutrisi dan menstimulasi gusi dan giginya. Selain itu, kandungan protein dalam tulang dapat membantunya tumbuh dan berkembang, sekaligus menjaga fungsi tubuh yang sehat.

Ditambah sumsum di dalamnya yang mengandung zat besi, nutrisi yang mendukung sel darah merah yang sehat. Begitu juga kandungan magnesium yang menjaga kesehatan jantung dan sistem pencernaan.

Jenis Tulang untuk Kucing

bisa jadi asupan nutrisi ini aturan memberikan tulang pada kucing oren
©Shutterstock

Walau mengandung nutrisi baik, jangan memberikan dan membiarkan kucing memakan sembarang tulang. Berbeda dengan cara menyiapkan cat food, sebaiknya menyajikan tulang mentah sebagai treat atau menu tambahan kucing oren.

Tulang yang dimasak menjadi lebih rapuh dan kering, sehingga mudah patah atau pecah yang dapat menyebabkan tusukan atau goresan kecil. Tidak semua tulang hewan bisa diberikan pada kucing, yang terbaik adalah leher, sayap, atau paha ayam. Ikan kaleng seperti mackerel atau tuna juga tergolong aman karena cukup lunak untuk dimakan.

Pertimbangan Sebelum Memberi Tulang

bisa jadi asupan nutrisi ini aturan memberikan tulang pada kucing oren
©Shutterstock

Kapan pun memberikan tulang mentah pada kucing untuk dikunyah atau dimakan, jangan lepaskan dari pengawasan. Cegah anabulmu membawanya menjauh dari pandanganmu untuk memastikan kamu bisa mengambilnya setelah tulang sudah pecah.

Selain itu, pastikan ukurannya cukup besar sehingga anabulmu tidak bisa memasukkan seluruh tulang ke dalam mulutnya atau menelannya secara keseluruhan, agar terhindar dari risiko tersedak atau tersangkut di saluran nafasnya. Hindari memberikan tulang sumsum besar dengan pinggiran luar yang sangat tebal, tulang rawan yang terlalu besar, atau tulang yang memanjang karena dapat mematahkan gigi kucing oren.

Aturan Pemberian

Meskipun memiliki nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang kucing, memberikan terlalu banyak atau sering dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti sembelit. Sebaiknya, batasi memberikan 1-2 tulang mentah per minggu, dengan jeda beberapa hari di setiap penyajiannya.

Selain itu, pertimbangkan juga risiko tulang dan daging mentah yang bisa mengandung bakteri atau parasit berbahaya. Pilih yang masih segar dan segera berikan untuk mencegah risiko gangguan kesehatan, yang dapat berujung diare, muntah, dehidrasi, bahkan kematian.

bisa jadi asupan nutrisi ini aturan memberikan tulang pada kucing oren
©Merdeka

Boleh saja menawarkan tulang mentah pada kucing, asal terus memperhatikannya. Alternatif yang lebih aman, berikan makanan kucing yang memberikan manfaat nutrisi yang lengkap seperti Muezza. Dibuat dari bahan alami yang bebas bahan tambahan sintetik, brand dry food halal ini tersedia dalam 4 varian rasa, yang bisa didapatkan secara online di Shopee maupun Tokopedia. (*/eth)

Beli Muezza di ShopeeBeli Muezza di Tokopedia (mdk/wri)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami