Fakta Menarik dari Air Liur Kucing, Tak Perlu Cemas Saat Kena Jilat

Fakta Menarik dari Air Liur Kucing, Tak Perlu Cemas Saat Kena Jilat
©shutterstock
GAYA | 25 Februari 2021 07:30 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Kucing sering kali menunjukkan kasih sayang dengan menjilati tangan manusia yang disukai. Lembap dan terkadang terasa kasar dari jilatan lidahnya, tak sedikit yang mungkin bertanya-tanya seberapa aman air liur kucing pada kulitmu. Seperti manusia, air liur kucing terdiri dari beberapa elemen yang umumnya tidak berbahaya, tapi ada juga yang bisa memicu alergi.

Protein

muezza baru
©shutterstock

Banyak yang salah menganggap bulu sebagai sumber alergi pada kucing. Faktanya, ini adalah reaksi terhadap protein yang ditemukan dalam air liur kucing. Diperkirakan sebagian besar alergi disebabkan oleh protein dalam air liur yang kemudian diteruskan ke bulu kucing saat kucing membersihkan dirinya sendiri terutama di sekitar wajah dan pantatnya.

Enzim

muezza baru
©shutterstock

Air liur kucing dipercaya mengandung enzim yang bekerja sebagai antibiotik alami, yang menjelaskan tingkah laku anabul yang sering menjilati lukanya. Enzim ini dapat mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan. Selain itu, liur kucing juga menjadi penghalang terhadap bau yang dapat menarik predator, membantu mendinginkan tubuh dalam cuaca hangat, mendistribusikan minyak ke seluruh lapisan bulu agar tetap sehat, dan merangsang aliran darah.

Bakteri

muezza baru
©shutterstock

Kucing, terutama yang menghabiskan banyak waktu di luar ruangan, memiliki bakteri dalam air liurnya. Manusia sendiri juga memiliki bakteri di mulutnya, tapi kucing dapat menularkan bakteri jenis tertentu, termasuk penyebab Cat-Scratch Disease, infeksi yang tidak berbahaya dan dipicu oleh gigitan kucing. Untuk amannya, selalu cuci kulitmu sampai bersih setelah digigit, juga saat dicakar kucing untuk mencegah risiko air liur yang berpindah ke kaki kucing saat membersihkan dirinya sendiri.

Jejak Lingkungan

muezza baru
©Muezza

Dalam sehari, kucing menghabiskan banyak waktu untuk menjilat bulunya. Jejak produk pembersih rumah tangga pun sering muncul di air liurnya setelah bulunya tanpa sengaja terpapar oleh sabun cuci piring maupun pembersih lantai.

Jika kucing mulai mengeluarkan air liur secara berlebihan atau mulut berbusa, ini mungkin jadi sumber penyebabnya. Untuk mengetahui akar masalahnya dengan tepat, bawa kucing ke dokter hewan dan pastikan untuk menggunakan produk pembersih yang ramah hewan peliharaan di rumah.

Tak perlu perlu takut kotor saat tanpa sengaja terkena liur kucing saat membelainya, bahkan ada hadis yang menyebutkan jika kucing adalah hewan suci dan tidak najis. Agar makin yakin, perhatikan dengan cermat makanannya dan pilih yang sudah berlabel halal seperti Muezza.

Mendapat sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand, cat food ini terbuat dari bahan alami yang didukung teknologi modern dan melibatkan ahli nutrisi. Menjaga kucing tetap sehat, pemiliknya pun tak perlu cemas saat memegang langsung makanannya, membelai bulunya, hingga membersihkan wadah makannya di tempat yang sama dengan mencuci piring.

Punya varian rasa Tuna, Salmon, Mackerel, dan Ocean Fish yang disukai kucing kesayangan, beli Muezza sekarang juga di Shopee dan Tokopedia.

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami