Foodizz Luncurkan Sekolah Bisnis Kuliner Angkatan Kedua

Foodizz Luncurkan Sekolah Bisnis Kuliner Angkatan Kedua
Foodizz Kuliner Conference 2022. ©2022 Foodizz
GAYA | 29 Januari 2022 11:46 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Diikuti oleh lebih dari 300 peserta angkatan pertama sampai bulan Januari 2022, Foodizz luncurkan Sekolah Bisnis Kuliner (atau disingkat SBK) angkatan kedua. Sesuai dengan visinya, Changing People Lifes Through F&B Education, Foodizz, perusahaan di bidang teknologi edukasi yang berfokus pada pendidikan bisnis kuliner di Indonesia, akhirnya berhasil menggelar program pembelajaran berbasis kurikulum terpadu untuk berbagai kalangan.

Foodizz memberikan kesempatan belajar bagi mereka yang ingin memulai bisnis kuliner secara intensif dan komprehensif baik dari skala pemula maupun lanjutan, yang dinamakan Sekolah Bisnis Kuliner (atau sering disingkat menjadi SBK), baik secara online maupun offline.

Program pembelajaran intensif yg diresmikan oleh Bapak Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini, akan kembali membuka pendaftaran untuk kelas offline dan online sebagai berikut.

  • SBK Offline: pendaftaran angkatan ke 2 akan mulai dibuka bulan Januari 2022, dan kegiatan pembelajaran akan di mulai di bulan Juli 2022
  • SBK Online: sudah bisa di daftarkan melalui website www.sekolahkuliner.com atau melalui WA:+62 813-1214-7974 atau Foodizz.id/csfoodizz
2 dari 2 halaman

Kurikulum Berdasar Kebutuhan Praktis

Penyusunan kurikulum Sekolah Bisnis Kuliner didasarkan pada kebutuhan praktis mereka yang mau memulai bisnis kuliner di Indonesia. Selama 6 bulan, seluruh peserta melaksanakan pembelajaran yang terdiri dari 4 bulan program kelas dan 2 bulan mentoring yang dilakukan secara intensif.

Selama menjalankan program SBK, peserta mendapatkan pembelajaran langsung dari praktisi ahli, program pendampingan, video e-learning yang bisa dipelajari berulang kali, akses ke ekosistem bisnis kuliner yang dapat mengakselerasi jalan menjadi pebisnis kuliner sukses, seperti akses terhadap ilmu, jaringan, partner bisnis, investor, vendor, teknologi, pemerintah, dan lain-lain. Setelah itu, peserta dapat langsung mempraktekkan pembelajaran melalui tugas akhir.

"Selama ikut SBK ini, saya sebagai fresh graduate, ilmu nya banyak banget, dan bukan ilmu yang bisa didapat secara gratis seperti di video youtube dan lain-lain, karena ini kita langsung belajar dari praktisinya langsung, praktisi yang sudah pernah sukses, dan sudah pernah gagal," ujar Antoni Tanoko, salah satu siswa SBK Offline.

"Kesannya sangat luar biasa, banyak ilmu yang sebelumnya saya belum tahu, terus usahanya harus diapain, nah kami tuh banyak dituntun, kami harus ngelakuin ini, operasionalnya harus begini, marketing nya harus seperti ini, jadi kita punya gambaran, kalo misalnya di awal-awal dulu, kan, pasti kita bingung mau mulai dari mana. (Setelah) saya mengikuti SBK ini, saya menjadi tahu langkah ke depannya saya harus apa," pungkas Fakhira Nur Amalina, siswa SBK Offline.

Simak beberapa kesan dan pesan dari siswa Sekolah Bisnis Kuliner by Foodizz (Offline) Angkatan pertama pada tautan berikut ini.

(mdk/tsr)

Baca juga:
Penjual Ayam Mendadak Kaya, Omzet Rp15 Juta Sehari Bisa Habiskan 3 Kwintal Ayam
Cerita Pengusaha Salon di Purwakarta Banting Setir Bangun Usaha Keripik
Es Krim ini Dibuat dengan Cara Digoreng, Dijual di Pinggir Jalan Omzetnya Rp45 Juta
Dulu Terjerat Utang, Kini Pria Saleh ini Sukses Usaha Kuliner Omzet Rp285 Juta/Bulan
Dulu Pengguna Narkoba, Mantan Napi Ini Kini Sukses Buka Warung Nasi Urap

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami