Gemas Melihat Aksi Nakalnya, Time Out Jadi Solusi Jitu Disiplinkan Kucingmu

Gemas Melihat Aksi Nakalnya, Time Out Jadi Solusi Jitu Disiplinkan Kucingmu
©shutterstock
GAYA | 16 Mei 2021 08:00 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Ada banyak hal yang bikin pemilik kucing gemas. Bukan hanya aksi lucunya, tapi kenakalannya yang bikin geleng-geleng kepala. Mulai dari menghamburkan pasir dari litterbox, pipis sembarangan, hingga mencakar-cakar sofa favoritmu. Tapi tahan emosimu, pasalnya anabulmu mungkin tak memahami amarah pemiliknya. Dalam dunia kucing, mendiamkannya alias time-out jadi solusi disiplin paling efekif.

Kucing Tidak Memahami Hukuman

muezza baru
©shutterstock

Seringkali pemilik kucing memberikan hukuman atas perbuatan anabul yang dianggap nakal. Padahal hal ini tidak produktif dan hanya membuang waktu. Perubahan volume suara yang meningkat pun dipahami oleh hewan peliharaan sebagai sesuatu yang berbeda. Bukannya menurut, kucing justru ketakutan, stres, dan cemas sehingga memicu perilaku buruk lainnya.

Hindari Menyemprotkan Botol

muezza baru
©shutterstock

Ada mitos lama yang menyebutkan penggunaan botol semprot berisi air yang digunakan setiap kali kucing berbuat nakal. Kenyataannya, anabul tidak mengasosiasikan tindakan ini dengan perilaku buruk. Hewan peliharaanmu memang berhenti melakukan aksinya, hanya untuk melarikan diri dari semprotan tanpa memahami alasannya. Selain memicu trauma dan ketakutan pada pemiliknya, hewan peliharaanmu akan stres setiap kali botol semprotan.

Ingatan Kucing

muezza baru
©shutterstock

Kalau mencurigai kucingmu yang menjatuhkan barang-barang dari atas rak, menghukumnya beberapa jam kemudian akan gagal total. Bagaimanapun, anabulmu mungkin tidak mengingat semua detail tentang tindakannya yang sudah berlalu karena proses merekam memori yang tentunya berbeda dengan manusia.

Jika kebetulan mengetahui kucingmu tengah melakukan hal-hal yang tidak disukai, katakan 'tidak' dengan tegas namun tenang. Ingat, anabulmu tergolong hewan peliharaan yang cerdas namun butuh kesabaran untuk membantunya belajar menghentikan perilaku yang dianggap buruk.

Time-Out

muezza baru
©shutterstock

Sikap tetap tenang saat mendisiplinkan kucing itu penting. Hindari memarahi, terbertiak, menyemprotkan air, bahkan memperlakukannya dengan kasar. Bukannya belajar mematuhimu tapi malah menanamkan rasa takut dan stres pada hewan peliharaanmu.

Faktanya, mengalihkan perhatian dari kucingmu mungkin merupakan salah satu metode paling efektif untuk menghentikan perilaku negatif seperti menggigit atau mencakarmu. Lakukan saat itu juga, misalnya jika anabulmu mulai menggaruk sofamu, arahkan kembali ke tiang garukannya.

Kucing tidak belajar dari hukuman, tapi dengan memuji dan berbagi camilan sehat saat hewan peliharaanmu melakukan tindakan yang positif. Jangan salah pilih treat, berikan dry food berkualitas seperti Muezza. Brand makanan kucing kering ini bukan hanya dibuat dari bahan alami, tapi juga diolah dengan teknologi modern sehingga bebas penambahan bahan sintetik.

muezza baru
©muezza

Sehat, Muezza juga terjamin halal dari sertifikasi oleh The Central Islamic Committee of Thailand. tak perlu ragu memegang cat food secara langsung, juga saat menyimpannya bersama bahan makanan lainnya, mencuci wadah makannya, hingga membawanya bepergian. Leluasa merawat kucing, kamu pun bisa memilih varian rasa yang disukai hewan peliharaanmu seperti Tuna Flavor, Salmon Flavor, Mackerel Flavor, dan Ocean Fish Flavor. Dapatkan keempat varian Muezza ini d marketplace andalanmu seperti Shopee dan Tokopedia. [eth]

Beli Muezza di Shopee Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami