Ini Alasan Kenapa Suami Istri Semakin Mirip dari Hari ke Hari

GAYA | 9 April 2019 12:00 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Katanya kalau jodoh pasti punya wajah yang mirip. Karena itulah pasangan suami istri sering disebut menyerupai satu sama lain. Apakah pendapat ini benar-benar memiliki dasar?

Seperti yang dilansir dari The Definitive Book of Body Language karya Allan & Barbara Pease, ketika dua orang hidup bersama dalam waktu yang lama dan memiliki hubungan yang baik, sering kali mereka mulai tampak mirip.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Itu karena keduanya terus menerus saling meniru mimik wajah, yang dengan berjalannya waktu membangun otot di area yang sama pada wajah. Bahkan pasangan yang wajahnya sama sekali tidak mirip bisa tampak mirip di foto karena mereka menampilkan senyum yang sama.

Ilustrasi pasangan Instagram/chicco.jerikho


Saat pasangan berada pada tahap dini perkencanan, kita sering melihat mereka saling meniru gerak tubuh satu sama lain. Sebagai contoh, saat perempuan mengalami gejala PMS, pihak pria yang mendadak ngidam cokelat. Atau ketika perempuan merasa kembung, si pria yang membuang gas. Saat seseorang merasa cocok satu sama lain atau 'merasakan getaran yang sama',tanpa sadar ia mengacu pada perilaku peniruan dan penyelarasan.

Pernikahan Yuanita Christiani 2019 Instagram/yuanitachrist


Ada indikasi juga bahwa makin mirip wajah dengan pasangan, maka itu artinya hubungan juga semakin bahagia. Pada tahun 2000, psikolog Dr. John Gottman dari University of Washington, Seatle dan rekan-rekannya menemukan bahwa kemungkinan pernikahan gagal cenderung lebih besar jika salah satu pihak bukan saja tidak meniru mimik bahagia pihak lain, tetapi menunjukkan mimik tidak senang. Perilaku yang berlawanan ini bakal memengaruhi pihak yang tersenyum, bahkan ketika mereka tidak menyadari apa yang sedang terjadi.

Pentingnya peniruan mimik wajah juga berkaitan dengan cara kita persetujuan atau reaksi positif terhadap perilaku pasangan. Meniru bahasa tubuh pun merupakan cara untuk memberitahu orang lain bahwa kita menyukai mereka.

Ada keterhubungan yang tercipta saat bisa saling menirukan mimik wajah. Fenomena tersebut bisa muncul secara alami untuk membangun keterhubungan dengan cepat.

Reporter: Endah Wijayanti
Sumber: Fimela.com

Baca juga:
Benarkah Dengarkan Lagu Galau Saat Patah Hati Bikin Lebih Lega?
Menurut Pakar, Perceraian Orangtua Tak Harus Bikin Anak Tak Percaya Pernikahan
Sakit di Badan Jadi Enakan Karena Lihat Foto si Dia, Tandanya Kamu Sudah Jatuh Cinta
24 Tanda Hubungan Abusive Menurut Psikolog, Kenali Gejala-Gejalanya
Menurut Penelitian, Ini Alasan Generasi Milenial Mulai Tak Tertarik Menikah

(mdk/tsr)