Jadi Bahan Cat Food, Ini Aman Tidaknya Memberikan Jagung sebagai Camilan Kucing

Jadi Bahan Cat Food, Ini Aman Tidaknya Memberikan Jagung sebagai Camilan Kucing
©shutterstock
GAYA | 17 April 2021 07:30 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Siapa yang tak mengenal jagung? Bisa diolah menjadi berbagai makanan lezat yang biasa disantap manusia, ternyata sumber karbohidrat ini juga sering dijadikan bahan pembuatan cat food. Bagaimana dengan jagung dari tongkolnya? Sebelum memberikannya sebagai camilan untuk anabul, simak penjelasannya berikut ini.

Apa Kucing Bisa Makan Jagung?

muezza baru
©shutterstock

Kabar baiknya, kebanyakan kucing bisa makan sedikit jagung tanpa menunjukkan efek buruk. Bahkan, selama ini mungkin anabulmu sudah menikmati jagung maupun tepung jagung sebagai salah satu bahan cat food, berkat kandungan seratnya. Walau banyak hewan peliharaan yang menikmati rasa manis dan teksturnya, tapi jagung tidak banyak membantu kucing dalam mencukupi kebutuhan nutrisinya.

Panduan Memberi Jagung sebagai Camilan

muezza baru
©shutterstock

Kucing merupakan karnivora, dengan tubuh yang dirancang untuk mengolah protein dalam daging. Artinya, meskipun memberikan manfaat vitamin B dan serat, jagung membuat anabul mudah kenyang sehingga makan lebih sedikit. Lebih direkomendasikan memberikan camilan berbahan dasar daging yang sudah dimasak, hanya berikan jagung dalam porsi sedang dan perhatikan cara mengolahnya.

Berikan Tanpa Tambahan Bumbu

muezza baru
©shutterstock

Selain memberikan porsi terbatas, hal terpenting lainnya yang perlu diingat saat memberikan jagung pada kucing adalah cara menyiapkannya. Minimalkan risiko gangguan pencernaan dengan meniadakan bahan tambahan pada olahan jagung seperti garam, susu, dan mentega.

Pilih jagung manis yang bisa dipanggang atau direbus dan dibuang dari tongkolnya. Selain mempertahankan sebagian besar nilai gizinya, juga rasanya lebih lezat tanpa menyebabkan gangguan pencernaan.

Hindari Snack Favorit Manusia

muezza baru
©shutterstock


Sama-sama berbahan jagung, nyatanya keripik yang jadi camilan favoritmu harus dikeluarkan dari daftar treat sehat untuk kucing. Pasalnya, bukan hanya mengandung tinggi garam tapi ada juga yang dibumbui dengan keju, rempah-rempah, dan penambahan bahan pengawet yang bisa berbahaya bagi anabulmu.

Selain itu popcorn dan olahan tepung jagung atau polenta sebaiknya dibatasi. Bukan hanya mengandung berbagai bumbu yang dapat menyebabkan masalah pencernaan, juga tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh hewan peliharaanmu.

Dalam keadaan matang dan tanpa bumbu, jagung bisa jadi alternatif camilan sehat untuk kucing. Tapi jika ragu-ragu memberikannya, Muezza jadi solusi tepat sebagai treat sehat dan lezat. Mengandung bahan-bahan alami, brand makanan kucing kering ini diolah dengan teknologi modern sehingga bebas dari bahan tambahan sintetik.

muezza baru
©Muezza

Mengandung nutrisi yang sehat dan lengkap, Muezza juga sudah mendapatkan sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Tak perlu ragu memegang dry food untuk diberikan langsung pada kucing, begitu juga saat mencuci peralatan makan atau mencari lokasi penyimpanan di dalam lemari.

Soal rasa, Muezza punya 4 varian yang bisa dipilih seperti Tuna Flavor, Salmon Flavor, Ocean Fish Flavor, dan Mackerel Flavor yang jadi favorit kucing. Dapatkan keempat variannya tanpa harus keluar rumah, cukup pesan secara online di Shopee dan Tokopedia.

(mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami