Jangan sering memotret makanan sebelum makan!

GAYA | 21 Oktober 2013 15:04 Reporter : Kun Sila Ananda

Merdeka.com - Kebiasaan baru orang-orang saat ini adalah memotret makanan mereka sebelum makan dan mengunggahnya ke jejaring sosial seperti facebook atau Instagram. Meski tampaknya hal ini biasa-biasa saja, namun faktanya kebiasaan memotret makanan sebelum makan bisa memberikan dampak negatif.

Penelitian terbaru mengungkap bahwa terlalu banyak melihat foto makanan sebelum makanan bisa menyebabkan kebosanan pada saraf sensorik. Akibatnya, kalian seolah sudah mencoba makanan tersebut berulang kali dan menurunkan kenikmatan saat makan makanan yang sesungguhnya.

Peneliti dari Brigham Young University di Utah menjelaskan bahwa obsesi memotret dan mengunggah foto makanan ke Instagram dan Pinterest yang saat ini banyak menjangkiti anak muda bisa merusak nafsu makan. Setelah melihat dan memotret makanan, seseorang akan merasa tak terlalu tertarik lagi untuk makan karena saraf mereka seolah sudah merasakan masakan tersebut.

"Kalian menjadi bosan dengan makanan dan seolah sudah mengecap rasa makanan tersebut padahal kalian belum memakannya. Ini adalah kebosanan saraf sensorik. Akhirnya kalian tak ingin lagi memakan makanan yang sesungguhnya," ungkap profesor Ryan Elder, seperti dilansir oleh NY Daily News (07/10).

Hasil ini ditemukan peneliti setelah mengamati 232 subyek penelitian yang diminta melihat 60 gambar makanan. Setelah itu mereka diminta untuk mencoba makanan yang sama dan menilai seberapa puas mereka dengan makanan tersebut. Diketahui bahwa partisipan yang melihat makanan yang sama dengan yang disajikan pada mereka merasakan tingkat kepuasan yang lebih rendah.

Peneliti Jeff Larson menyarankan agar orang tak terlalu banyak melihat gambar makanan atau memotret makanan mereka sebelum makan. Dengan begitu mereka akan lebih menikmati makanan mereka dan lebih puas ketika memakannya.

(mdk/kun)

TOPIK TERKAIT