Kue Sus: Temuan Koki Ratu Catherine de Medici yang Aslinya Tanpa Isi

Kue Sus: Temuan Koki Ratu Catherine de Medici yang Aslinya Tanpa Isi
©Shutterstock.com
GAYA | 5 Oktober 2021 20:12 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Kue sus begitu terkenal di kalangan banyak pecinta kuliner, terutama pastry. Tekstur luarnya yang renyah, melebur jadi manis nikmat saat isiannya mulai ikut terkunyah di mulut. Saking populernya, kue ini pun mudah dijumpai di mana-mana.

Uniknya, di balik kelezatan kue sus, ternyata tersimpan sejarah panjang yang mengiringinya. Biar tak sekadar tahu rasanya, yuk perkaya wawasan dengan beberapa informasi menarik seputar kue sus berikut ini.

Temuan Koki Pribadi Ratu Catherine de Medici

manis sedap baru
©Shutterstock.com

Banyak informasi sejarah yang menyebutkan jika kue sus pertama kali ditemukan oleh koki pribadi Catherine de Medici pada tahun 1500-an. Catherine merupakan ratu Prancis yang berkuasa dari tahun 1547 sampai 1559.

Ia merupakan istri Raja Henry II dan ibu dari Raja Prancis Francis II, Charles IX dan Henry III. Di awal penemuannya, pastry ini pun jadi hidangan mewah yang terbatas untuk ratu dan kalangan istana saja.

Aslinya Tanpa Isian

manis sedap baru
©Shutterstock.com

Saat awal-awal ditemukan, kue sus ini tak seperti sekarang ini yang hadir dengan beragam isian. Koki Ratu Catherine kala itu baru menemukan kue susnya saja, dan belum terpikir untuk menambahkan isian di dalamnya.

Di masa itu, kue sus dibuat dari tepung, susu, mentega dan telur. Adonannya memang serupa dengan kue kebanyakan. Namun, yang bikin kue ini spesial dan jadi temuan terbaru, karena sang koki bisa membuat bagian tengah kue ini kosong atau berongga.

Isian Kue Sus Baru Ditemukan 200 Tahun Kemudian

manis sedap baru
©Shutterstock.com

Di luar dugaan, butuh waktu lama buat para koki kue kala itu untuk kepikiran memberikan isian di dalam kue sus yang berongga. Ide itu pun baru muncul 200 tahun kemudian. Kue sus yang tadinya dibiarkan kosong bagian tengahnya, perlahan mulai dimodifikasi dengan menambahkan beragam isian, seperti es krim. Kelezatannya pun makin terasa, karena disajikan dengan saus cokelat.

Jadi Makanan Tradisional Prancis

manis sedap baru
©Shutterstock.com

Sejak saat itu, kue sus makin terkenal dan tak hanya jadi hidangan mewah kalangan istana maupun bangsawan. Setelah era kerajaan berakhir, kue sus yang dikenal sebagai choux pastry di Prancis makin populer hingga ke negara-negara lain di Eropa.

Meski begitu, kue sus tetap dianggap sebagai kue tradisional oleh masyarakat Prancis, karena usianya yang sangat tua. Kue ini pun kerap disajikan di acara pernikahan. Bahkan, di pesta-pesta mewah yang dilangsungkan di Prancis, kue sus disusun menyerupai piramida dengan tambahan gula halus dan karamel atau disebut sebagai croquembouche.

Itulah beberapa informasi menarik seputar kue sus yang ternyata sudah ditemukan berabad-abad lamanya. Dengan memahami sejarahnya, kini makan kue sus pun jadi terasa berbeda sensasinya. Biar tak salah pilih, pastikan membeli kue sus yang tepat. Salah satunya kue sus bikinan Waktunya Jajan, yang bukan hanya enak, tetapi secara ukuran juga tak terlalu besar, jadi bisa langsung dilahap dalam sekali makan.

manis sedap baru
©Manis dan Sedap/Waktunya Jajan

Pre-order kue sus dari Waktunya Jajan ini di ManisdanSedap.com, platform yang merupakan bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network yang juga menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com.

ManisdanSedap.com tak hanya memudahkan penikmat kuliner menemukan dan memesan pre-order dari seluruh Nusantara, tetapi juga menjadi etalase yang memajang jualan para pemilik UMKM. Menariknya lagi, pembeli dan penjual bebas berinteraksi maupun bertransaksi terpisah dari platform ini, karena ManisdanSedap.com dilengkapi fitur tombol langsung ke nomor seller.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

(mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami