Legenda Coban Rondo, kisah cinta tragis berujung kutukan
GAYA » MALANG | 28 September 2015 12:22 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Kamu yang tinggal di kawasan sekitar Malang pasti sudah tak asing lagi dengan air terjun yang satu ini. Namanya Coban Rondo yang berarti 'air terjun janda'. Objek wisata alam ini terletak di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Selain curahan air terjunnya yang indah dipandang dan menyejukkan, air terjun ini terkenal karena mitos di baliknya. Tak sedikit yang percaya kalau air terjun ini membawa kutukan bagi pasangan. Konon pasangan yang berpacaran di tempat ini bakal berakhir putus.

Mitos itu dikaitkan dengan legenda berujung tragis yang melatarbelakangi penamaan air terjun. Tersebutlah Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro yang jatuh cinta. Keduanya memutuskan untuk mengikat janji dalam pernikahan.

Baru beberapa hari menjadi suami-istri, Dewi Anjarwati mengajak suaminya untuk bertandang ke rumah orang tua mereka yang ada di Gunung Anjasmoro. Niat ini ditentang oleh orangtua Dewi Anjarwati. Menurut tradisi Jawa kuno, pasangan pengantin baru dilarang bepergian sebelum usia pernikahan mencapai selapan. Hal ini diyakini bisa mendatangkan kesialan bagi pasangan tersebut. Tetapi keduanya tetap bersikeras pergi.

Di tengah perjalanan, Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo bertemu dengan Joko Lelono. Rupanya orang asing itu terpikat kecantikan Dewi Anjarwati pada pandangan pertama. Joko Lelono pun menantang Raden Baron Kusumo berduel untuk memperebutkan Dewi Anjarwati. Sang istri diminta untuk menyembunyikan diri di balik air terjun sembari menunggu suaminya datang menjemput.

Tak disangka, Raden Baron Kusumo dan dan Joko Lelono sama-sama tewas dalam pertarungan. Janji Raden Baron Kusumo untuk menjemput istrinya tak bisa dipenuhi. Tinggallah Dewi Anjarwati yang menjanda meratapi nasibnya di balik air terjun.

Sampai sekarang, banyak yang percaya kalau ratapan Dewi Anjarwati mendatangkan kesialan bagi pasangan-pasangan yang datang ke sana. Boleh percaya, boleh tidak. Pada akhirnya, legenda berikut kutukan tersebut bukan sesuatu yang bisa dibuktikan dengan ilmu pengetahuan.

Baca juga:

Ngeri, lubang raksasa di Inskip Point telan mobil para turis!

Melihat pemandangan Kota Bandung dari menara Masjid Agung

Pacaran di air terjun ini bisa bikin hubungan kandas, benarkah?

Serunya berpetualang di taman labirin Coban Rondo

Telusuri labirin hijau dan segarnya air terjun Coban Rondo

(mdk/tsr)