L'Oreal Resmi Hapus Kata Whitening dan Turunannya dari Produk

L'Oreal Resmi Hapus Kata Whitening dan Turunannya dari Produk
GAYA | 4 Juli 2020 14:58 Reporter : tantri

Merdeka.com - Salah satu perusahaan produk kecantikan terbesar di dunia, L'Oreal mengumumkan kalau mereka resmi menghapus kata whitening (pemutih) dan light (terang) untuk mendeskripsikan produk-produk mereka. Langkah ini sekaligus sebagai pernyataan sikap perusahaan terkait isu rasisme dan perlakukan tidak adil terhadap warga kulit hitam yang menyeruak setelah kematian George Floyd.

Pihak L'Oreal menyampaikan keterangan tersebut pada Jumat, 27 Juni 2020. "Grup L'Oreal memutuskan untuk menghilangkan kata white/whitening, fair/fairness, light/lightening dari semua produk perata warna kulit," demikian rilis resmi perusahaan kosmetik asal Prancis itu yang dilansir dari laman CNN (29/6/2020).

Pernyataan Menyusul Tudingan Munafik dari Warganet

loreal

┬ęShutterstock

L'Oreal menghadapi kritikan pada awal bulan ini menyusul cuitan resmi mereka di Twitter. Cuitan tersebut menyatakan bahwa mereka 'berdiri dalam solidaritas bersama komunitas warga kulit hitam, dan (menolak) ketidakadilan dalam bentuk apapun.'

Cuitan tersebut menyulut komentar pedas dari warganet. Mereka dianggap munafik setelah memutus kontrak dengan seorang model Inggris bernama Munroe Bergdorf pada 2017 lalu setelah ia mengomentari tentang rasisme sistemik.

Sang model juga mengkritik L'Oreal atas pesan solidaritas terhadap Black Lives Matter. Ia menyebut brand tersebut telah 'melemparkannya ke serigala-serigala' setelah menyuarakan tentang rasisme dan supremasi kulit putih.

Bergdorf merupakan model transgender pertama yang direkrut L'Oreal sebelum dia dipecat. Komentar Bergdorf itu membuat Presiden L'Oreal Paris, Delphine Viguier bereaksi.

Ia menyatakan 'menyesal atas bagaimana situasi tersebut ditangani'. Perusahaan tersebut kemudian memutuskan kembali merekrut Bergdorf dan dia kini akan bergabung sebagai dewan penasihat untuk urusan keberagaman dan inklusivitas di perusahaan L'Oreal cabang Inggris.

Baca Selanjutnya: Ikuti Langkah Unilever dan Johnson...

Halaman

(mdk/tsr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami