Mengenal Sintrong, Gulma Kebun yang Bisa Dijadikan Makanan Bergizi

Mengenal Sintrong, Gulma Kebun yang Bisa Dijadikan Makanan Bergizi
ilustrasi daun sintrong. © Tantri Setyorini
GAYA | 12 Oktober 2021 00:04 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Jika Anda pernah memperhatikan gulma dengan daun berbulu dan bunga mirip dandelion yang kadang tumbuh liar di antara rerumputan, itu adalah sintrong atau salentrong. Tanaman tersebut juga dikenal dengan nama jalentrong, sembung gilang, jonggolan, serta junggul di Jawa. Sementara nama ilmiahnya adalah Crassocephalum crepidioides.

Meskipun jarang ditanam, sintrong memiliki banyak manfaat. Kadang dijual sebagai sayur musiman di pasar tradisional. Tumbuhan ini juga memiliki beberapa kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.

Apa saja manfaat sintrong dan bagaimana cara mengolahnya? Mari mengenal sintrong dan berbagai khasiatnya lewat uraian berikut.

Kandungan Nutrisi Sintrong

Dilansir Health Benefit Times, sintrong atau jonggolan memiliki kandungan saponin, minyak atsiri, flavonoid, dan polifenol. Flavonoid dan polifenol termasuk kandungan yang bagus untuk menjaga kesehatan.

Berikut ini beberapa khasiat sintrong jika dikonsumsi secara teratur.

  • Membantu melancarkan pencernaan
  • Membantu meningkatkan kekebalan tubuh
  • Menyehatkan kulit
  • Mengurangi risiko kegemukan
  • Membantu kontrol kadar kolesterol dalam darah
2 dari 2 halaman

Cara Mengolah Sintrong

Sintrong biasa dimanfaatkan sebagai sayuran liar. Tak hanya daunnya yang nikmat disantap. Kuncup bunga sintrong juga bisa dimakan. Rasa daun dan kuncup bunganya sedikit pedas dan segar seperti kenikir atau daun perilla Korea.

Orang Sunda biasa menyantap sintrong sebagai sayur lalapan mentah. Sementara orang Jawa lebih suka mengolahnya menjadi urap atau pecel. Tanaman ini juga bisa diolah menjadi tumis, oseng, atau sayur rebus yang disantap bersama sambal.

Daun sintrong yang enak disantap adalah yang masih muda. Daun yang sudah tua lebih berbulu dan agak keras jika diolah. Jika ingin menggunakan bunganya pun sebaiknya pilih yang masih kuncup dan berwarna hijau.

Demikian informasi singkat mengenai sintrong atau jonggolan, sayuran liar yang biasa ditemukan bersama gulma di kebun. (mdk/tsr)

Baca juga:
10 Jenis Sayuran yang Cocok untuk Salad, Lezat dan Menyehatkan
10 Jenis Sayur yang Cocok Dibuat Jus, Baik untuk Diet dan Kesehatan Tubuh
10 Sayuran Kaya Antioksidan, Baik untuk Lawan Radikal Bebas
Mengenal Daun Perilla atau Sayur Korea Kkaennip: Manfaat dan Cara Mengolahnya
Resep Tumis Ceciwis dan Ikan Jambal, Sedap Buat Teman Makan Nasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami