Mengenal Tanbo Art, Seni 'Melukis' Sawah dari Jepang

Mengenal Tanbo Art, Seni 'Melukis' Sawah dari Jepang
GAYA | 10 Juli 2020 04:00 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Jepang memang negeri yang punya banyak keunikan. Mulai dari tradisi geisha, kintsugi alias seni menambal keramik dengan emas, hingga semboyan kaizen yang mereka junjung tinggi dalam berbisnis. Begitu banyak hal menakjubkan dari negeri sakura yang membuat warga negara lain kagum. Tak terkecuali tanbo art.

Tanbo art adalah seni menanam padi berbagai jenis mengikuti pola tertentu hingga petak sawah terlihat seperti lukisan dari kejauhan. Dilansir The Japan Times, tanbo art berawal dari sebuah desa di Prefektur Aomori.

Penghormatan untuk Pertanian Padi Selama 2000 Tahun

tanbo art

Tanbo art Inakadate. ©Pixabay/WikiImages

Pada tahun 1993, warga Inakadate sedang mencari cara untuk revitalisasi desa. Sebelumnya, eksplorasi arkeologi telah menemukan bukti bahwa desa itu sudah menjadi daerah pertanian selama ribuan tahun. Setidaknya padi sudah tumbuh di sana selama dua ribu tahun. Demi menghormati sejarah tersebut, warga memulai tanbo art dengan sawah di belakang balai desa.

Para petani menggunakan empat jenis tanaman padi untuk membuat pola warna berbeda. Hasilnya adalah gambar-gambar menarik di atas kanvas hijau raksasa.

Baca Selanjutnya: Jadi Objek Wisata Populer Setiap...

Halaman

(mdk/tsr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami