Minus Turis, Pesisir Thailand Dikunjungi Kawanan Dugong

Minus Turis, Pesisir Thailand Dikunjungi Kawanan Dugong
GAYA | 1 Mei 2020 12:36 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Pandemi virus corona membawa dampak luar biasa bagi seluruh dunia. Berbagai sektor mengalami kemunduran, tak terkecuali pariwisata. Namun tampaknya masih ada sisi positif di balik situasi sulit ini. Alam seolah sedang memulihkan diri selama manusia absen. Hewan-hewan liar menampakkan diri di wilayah yang biasanya dipadati manusia. Sebuah fenomena yang tak biasa terjadi sampai beberapa bulan lalu.

Pulau Libong, Provinsi Trang, Selatan Thailand, kedatangan mamalia langka berupa dugong. Dugong atau duyung dikenal sebagai salah satu jenis mamalia yang pemalu.

Departemen Taman Nasional Thailand merekam kembalinya kawanan Dugong ini ke perairan Thailand. Melalui video yang diambil dari drone, terlihat sekitar 30 ekor Dugong muncul di perairan dangkal.

1 dari 2 halaman

penampakan dugong di pesisir thailand

©2020 Department of National Parks, Wildlife and Plant Conservation

Kemunculan mamalia ini dikarenakan tak ada aktivitas wisatawan selama pandemi corona. Walaupun di Thailand tak ada turis sama sekali, tapi pantai-pantainya justru kedatangan hewan-hewan super langka.

Menurut Taman Nasional, penampakan Dugong atau Duyung di laut dangkal ini sudah sangat langka terjadi beberapa athun terakhir. Hal ini disebabkan oleh banyaknya aktivitas turis di sekitar patai dan juga pencemaran yang terjadi di laut.

"Itu sangat tidak biasa. Spesies mamalia ini sangat sensitif terhadap speed boat dan manusia. Ketika tak ada manusia, mereka merasa bebas utnuk berkumpul di dekat pantai," ujar Thon Thamrongnawasawat, seorang Ahli Ilmu Kelautan dilansir dari AP.

2 dari 2 halaman

penampakan dugong di pesisir thailand

©2020 Department of National Parks, Wildlife and Plant Conservation

Mamalia yang berukuran 3-4 meter ini sudah diklarifikasi sebagai hewan rentan punah oleh Thailand. Sebab, populasi Dugong di Thailand hanya ada 250 ekor.

Cerita pilu tentang kematian Dugong juga kerap kali terdengar di Thailand. Tahun lalu ada bayi Dugong yang mati karena banyak sampah plastik di ususnya.

Selain Dugong, hewan lain seperi Hiu juga tampak kembai ke Thailand Selatan. tepatnya di Pulau Phi Phi ada 70-100 Hiu Blacktip yang berenang d laut dangkal. Rupanya corona berdampak pada hewan-hewan langka yang kembali ke habitatnya ya?

Reporter: Jossi Andriani Taswir
Sumber: Diadona.id (mdk/tsr)

Baca juga:
Ditutup, Begini Pemandangan Taman Bunga Terindah di Dunia Keukenhof Tanpa Pengunjung
Bebas Motorboat, Perairan Jernih Venesia Disambangi Ubur-Ubur hingga Lumba-Lumba
Bunga Poppy Bermekaran di Antelope Valley, Pihak Pengelola Siapkan Live Streaming
Warga Ngotot Berwisata di Tengah Karantina, Taman di Jepang Hancurkan Semua Bunga
Dunia Penerbangan Terdampak Covid-19, 4 Maskapai Ini Terancam Bangkrut

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami