Pakai Ruang Kosong di Malam Hari, Parkiran di Brisbane Diubah Jadi Shelter Tunawisma

GAYA | 18 November 2019 20:05 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Tunawisma adalah orang-orang yang tak punya atap untuk tempat bernaung. Kasur mereka adalah trotoar dan emperan toko beralas kardus. Tak jarang bangku taman pun mereka jadikan tempat berbaring. Kondisi hidup seperti ini tentunya jauh dari ideal.

Melihat kondisi yang mengenaskan ini, Beddown, sebuah komunitas amal di Australia memutuskan untuk turun tangan. Mereka membuat shelter atau penampungan sementara dengan memanfaatkan ruang kosong di malam hari. Tempat parkir di dalam ruangan misalnya.

1 dari 4 halaman

Menggandeng Perusahaan Operator Parkir Terbesar

Menurut artikel yang dilansir Bored Panda, Beddown berencana membuat penampungan temporer untuk para tunawisma melalui pemanfaatan ruangan tertutup yang biasanya kosong saat malam hari. Tempat parkir indoor adalah salah satunya.

Mereka mengajak Secure Parking, perusahaan operator parkir mobil terbesar di Australia untuk mewujudkan gagasan tersebut. Secure Parking pun setuju untuk menjalankan proyek percobaan selama dua minggu di Brisbane, Queensland.

Sejumlah relawan mulai bergerak untuk membangun lingkungan yang aman bagi para tunawisma untuk memejamkan mata semalam.

2 dari 4 halaman

Tempat Bermalam Aman Bagi Para Tunawisma

Pendiri Beddown, Norman McGillivray mendapat gagasan untuk membuat shelter setelah berjalan-jalan melewati parkiran kosong di malam hari.

 /></p>
<p style=Beddown

Menurutnya, tujuan proyek ini adalah menyediakan tempat untuk tidur yang aman dan nyaman bagi para tunawisma. Jadi mereka bisa bermalam di lingkungan yang layak bagi kesehatan mental dan tidak perlu khawatir dengan risiko kejahatan.

3 dari 4 halaman

Tak Sekadar Tempat Bermalam, Ada Dokter Juga

Beddown tak cuma menyediakan tempat tidur nyaman bagi para tunawisma. Mereka juga menyiapkan dokter, perawat, serta penata rambut.

 /></p>
<p style=Beddown

Para tunawisma juga diberi pakaian baru, tempat untuk membersihkan diri, dan pelayanan sosial lainnya.

"Gangguan tidur adalah masalah besar bagi orang-orang tunawisma kita, jadi kami percaya berada di tempat yang menawarkan penampungan, aman dan nyaman akan memberikan dampak besar bagi mereka yang menggunakan jasa Beddown," tutur para pengelola Beddown melalui Instagram resmi komunitas tersebut.

4 dari 4 halaman

Reaksi Positif Konsumen

Konsumen Beddown, para tunawisma pun menunjukkan reaksi positif atas proyek percobaan yang dijalankan Beddown.

 /></p>
<p style=Beddown

"Ini pertama kalinya saya bisa bermimpi selama bertahun-tahun," kata salah satu tunawisma yang sempat merasakan tidur di faislitas Beddown.

"Setelah menghabiskan seminggu di sini, tidur enak dan teratur di malam hari, membuat saya teringat kehidupan dan akhirnya saya mendaftarkan diri untuk rehabilitasi selama enam bulan," kata konsumen yang lain. (mdk/tsr)

Baca juga:
Pocari Sweat Bintang SMA Buka Kesempatan Buat Anak Muda Indonesia Wujudkan Mimpi
3 Alasan Kamu Wajib Mampir ke Booth FIMELA FEST 2019
Ikuti Keseruan FIMELA FEST 2019 Day One, dari Talkshow Seru sampai Kelas Fotografi
Makeup Special Effect Paling Keren di Film-Film Hollywood
Seksi, 5 Artis Cantik Indonesia yang Jajal Pole Dance

TOPIK TERKAIT