Perawatan Rumahan untuk Kucing yang Alami Gangguan Pencernaan

Perawatan Rumahan untuk Kucing yang Alami Gangguan Pencernaan
©shutterstock
GAYA | 15 Mei 2021 08:00 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Inginnya hewan peliharaan selalu dalam kondisi yang sehat. tapi ancaman gangguan kesehatan bisa datang kapan dan di mana saja. Setelah menyeruput sedikit susu, mencoba makanan baru, makan terlalu cepat, hingga bola rambut dapat menyebabkan muntah. Jika anabulmu mengalami gangguan pencernaan tapi masih tampak aktif bermain, perawatan rumahan ini bisa dilakukan sebelum membawanya ke dokter hewan.

Puasa

muezza baru
©shutterstock

Saat kucing mengalami gangguan pencernaan, tiru apa yang biasa dilakukan anabul di alam. Mengalami kehilangan nafsu makan selama beberapa jam, hewan peliharaanmmu baru akan makan saat sudah merasa lebih baik.

Sebaiknya, hindari memberinya makanan selama selama 12-24 jam dan pastikan menyediakan cukup air untuk diminum untuk mencegah dehidrasi. Tapi jangan biarkan anabul tidak makan lebih dari satu hari, tawarkan lebih sedikit makanan secara bertahap untuk mencegahnya kembali muntah.

Pemeriksaan Hidrasi

muezza baru
©shutterstock

Jika kucing muntah, diare, atau keduanya, bisa jadi kucing kehilangan banyak cairan. Ada cara mudah untuk memantau tingkat hidrasi anabul yaitu dengan menarik kulit di bagian bahunya dan melihat seberapa cepat kembali ke posisi awal. Jika pergerakannya tampak lambat atau terangkat, hewan peliharaanmu sedang dalam kondisi kritis dan butuh bantuan dokter hewan untuk memberikan cairan.

Berikan cairan dengan hati-hati. jika kesulitan meminum air langsung dari mangkuknya, coba tawarkan es batu untuk dijilat oleh kucing. Kalau sama sekali meminum air, segera bawa ke dokter hewan untuk mengatasi dehidrasi.

Merangsang Nafsu Makan

muezza baru
©shutterstock

Kucing yang tidak tertarik pada makanan mungkin akan tergoda untuk makan jika mencium bau masakan yang enak. Bisa merebus daging ayam atau ikan, menghangatkan makanannya, atau menyiramkan air kaldu hangat ke dry food.

Mungkin harus sedikit memaksa, karena anabul yang tidak makan selama lebih dari 1-2 hari berisiko mengalami gangguan hati. Setelah kucing tidak lagi muntah dan bisa buang air dengan normal, kembalikan makanannya secara bertahap selama 3–4 hari untuk mencegah gangguan pencernaan.

Mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati, oleh karena itu sejak awal berikan cat food yang mampu menjaga kesehatan pencernaannya. Muezza bisa jadi pilihan tepat karena mengandung bahan-bahan alami, termasuk Ekstrak Yucca Schidigera.

muezza baru
©shutterstock

Terbuat dari beberapa ligan saponin dan kompleks karbohidrat, ekstrak ini ampuh menghambat penyerapan bakteri berbahaya di sistem pencernaannya, sehingga mencegah gangguan kesehatan pada kucing. Selain itu, kandungan alami ini juga efektif mengurangi bau dan mengubah kotorannya menjadi gumpalan, sehingga lebih mudah dibersihkan.

Bebas bahan tambahan sintetik, kucing bukan hanya terjamin lebih sehat tapi pemiliknya pun lebih tenang mengurusnya. Pasalnya, brand makanan kucing kering ini sudah mendapat sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand.

Cermat memilih cat food yang halal memberimu kebebasan dalam memberikan makanan secara langsung, mencari lokasi penyimpanan, dan membawanya bepergian tanpa was-was. Tersedia dalam 4 varian rasa yang disukai kucing, pesan Muezza pilihanmu di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. [eth]

Beli Muezza di Shopee Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami