Ramah Lingkungan, Air New Zealand Mulai Gunakan Cangkir yang Bisa Dimakan

GAYA | 15 Desember 2019 17:03 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Maskapai penerbangan asal Selandia Baru, Air New Zealand tengah menguji coba gagasan baru. Mereka mulai menyajikan kopi dengan wadah cangkir ramah lingkungan yang bisa dimakan. Dilansir dari laman Twiice, Jumat (13/12/2019), penyajian kopi di gelas yang bisa dimakan masih dalam tahap pengujian. Cangkir tersebut merupakan hasil kerja sama antara Air New Zealand dan Twiice, sebuah perusahaan lokal.

1 dari 3 halaman

Cangkir Berbahan Biscotti Aneka Rasa

 /></p>
<p style=2019 Instagram/airnz

Cangkir yang digunakan Air New Zealand terbuat dari biscotti, yakni biskuit asal Italia yang memiliki tekstur renyah. Meski dari biskuit, gelas diklaim memiliki daya tahan kuat terhadap kopi panas. Cangkir tersebut akan tetap bertahan setidaknya sampai pesawat mendarat di tujuannya.

Cangkir kopi tersusun dari bahan alami yang bebas zat pengawet, meskipun dalam pengolahannya masih terdapat gluten. Ke depannya, Twiice akan berusaha menghadirkan cangkir siap makan yang bebas dari gluten.

Selain cangkir kopi rasa vanila, Twiice pun akan hadirkan varian rasa cokelat. Bahkan, ke depannya mereka akan memproduksi piring yang dapat dikonsumsi pula. Rencananya, produksi piring tersebut akan dipasarkan kembali ke maskapai Selandia Baru dan diproduksi dalam jumlah yang lebih banyak.

2 dari 3 halaman

Salah Satu Kebijakan Ramah Lingkungan Maskapai

 /></p>
<p style=2019 Instagram/twiicenz

Sebelum melakukan uji coba cangkir yang dapat dimakan ini, Air New Zealand telah menggunakan cangkir kopi ramah lingkungan lain. Namun, mereka menginginkan produk yang lebih sedikit efek negatifnya bagi bumi.

Tidak hanya itu, pada Juli 2019 maskapai Selandia Baru pernah mencoba menyajikan bumbu saus salad dan kecap dalam kemasan yang dapat digunakan kembali.

3 dari 3 halaman

Langkah Kecil untuk Mengurangi Sampah

 /></p>
<p style=2019 Instagram/twiicenz

Kerja sama antara kedua perusahaan ini bertujuan untuk menjaga lingkungan bumi. Salah satu pendiri Twiice mengatakan, sedikit inovasi kecil yang dilakukan bersama ini nantinya akan membawa perubahan positif bagi lingkungan di bumi.

Penggunaan cangkir kopi yang bisa dimakan diharapkan dapat membantu maskapai untuk menghemat delapan juta ton sampah cangkir kopi setiap tahunnya. Secara bersamaan, cangkir kopi tersebut dapat memuaskan pelanggan dengan rasanya yang enak.

Reporter: Tri Ayu Lutfiani/Asnida Riani
Sumber: Liputan6.com (mdk/tsr)

Baca juga:
5 Cara Membuat Kue Cubit Beraneka Rasa, Gampang Banget
Mencicipi Tarantula Goreng yang Populer di Kamboja
5 Kuliner Hits yang Viral di Tahun 2019
Kafe di New York Tawarkan Kopi Sewarna Tinta dengan Krim Hitam Pekat
Perusahaan di Brooklyn Produksi Vodka Berbahan Udara dan Sinar Matahari

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.