Salatiga Diusulkan Jadi Kota Gastronomi UNESCO, Apa Saja Syaratnya?

Salatiga Diusulkan Jadi Kota Gastronomi UNESCO, Apa Saja Syaratnya?
Ilustrasi Salatiga. ©Creative Commons/Adri45an
GAYA | 30 Juli 2021 15:31 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Kota Salatiga tengah diusulkan sebagai kota gastronomi ke UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2021. Pengajuan itu didukung sepenuhnya oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat menghadiri Salatiga International Gastronomy Conference pada Juni 2021. Sandiaga mengakui bahwa Salatiga sangat kaya wisata kuliner.

"Ini kita sepakati dan didukung secara totalitas, dan kita harapkan mampu untuk menghadirkan geliat ekonomi," kata Sandiaga melalui unggahan video Instagram pribadi (24/7/2021).

Potensi Kuliner yang Perlu Digali Lebih Dalam

ilustrasi tumpang koyor
©Indonesia.go.id/Eri Sutrisno

Berbicara soal sajian khasnya, Salatiga dikenal memiliki ragam hidangan yang siap memanjakan lidah. Founder Indonesia Gastronomy Network Vita Datau menjelaskan bahwa Salatiga punya produk lokal yang dikembangkan, yakni singkong.

"Lalu, ada makanan tradisi yang memang mereka yakini bahwa itu adalah makanan tradisi bernama tumpang koyor. Artinya, potensinya ada namun keunikannya mungkin harus digali lagi," kata Vita kepada Liputan6.com (25/7/2021).

Ia menyebut warisan dari kota Salatiga dapat dikembangkan dari sejarah dan juga tradisi upacara yang memungkinkan menjadi narasi yang kuat bagi gastronomi Salatiga. Ia sangat senang jika salah satu kota di Jawa Tengah itu masuk dalam nominasi tersebut.

"Kalau ada satu kota yang masuk, tentunya saya sangat senang. Apalagi di Asia itu, kebanyakan adalah negara-negara yang memang stabil untuk industri kulinernya, seperti Thailand dan Cina," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Harus Siap Secara Ekosistem...

Halaman

(mdk/tsr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami