Seniman Polandia Ubah Halte Trem Jadi Galeri Bunga

Seniman Polandia Ubah Halte Trem Jadi Galeri Bunga
GAYA | 18 November 2019 12:07 Reporter : Tantri Setyorini

Merdeka.com - Fasilitas umum biasanya hanya menekankan fungsi, tanpa disertai desain yang memanjakan mata. Begitu juga dengan halte angkutan umum yang biasanya terlihat membosankan. Namun seorang seniman Polandia mengubahnya.

Bertekad mengembalikan unsur alam di perkotaan, Dominika Cebula meluncurkan proyek seni yang bakal memberikan sentuhan warna di fasilitas umum. Cebula memutuskan untuk menghias halte trem di Lodz dengan bunga-bunga kering berwarna-warni.

1 dari 4 halaman

Mengembalikan Unsur Alam di Tengah Perkotaan

Menurut artikel lansiran Bored Panda, Cebula adalah seorang mahasiswa seni tahun ketiga yang mengejar gelar sarjana di Academy of Fine Arts, Lodz, Polandia. Proyek ini dijalankannya untuk memasukkan unsur alam di kehidupan sehari-hari warga perkotaan sekaligus menambah warna bagi Lodz yang muram.

proyek halte bunga dominika cebula

2019 Dominika Cebula

"Lodz tampak sangat kelabu dan suram pada pandangan pertama, tetapi juga sangat unik," jelas sang seniman kepada Bored Panda.

"Saya juga merasa kota modern kurang alami. Saya ingin memperkenalkan lebih banyak warna dan bunga karena orang merasa lebih tenang di sekitar alam," jelasnya.

2 dari 4 halaman

Dari Mawar Sampai Paku-Pakuan

Cebula mengumpulkan ratusan tanaman, mengawetkannya dengan resin, dan membungkusnya dalam lembaran-lembaran kaca.

proyek halte bunga dominika cebula

2019 Dominika Cebula

Kemudian lembaran kaca dipasang di halte trem di Dabrowskiego Square.

proyek halte bunga dominika cebula

2019 Dominika Cebula

Dia menggunakan berbagai jenis tanaman. Mulai dari mahkota bunga mawar, dedaunan hijau, sampai tumbuhan paku.

3 dari 4 halaman

Inspirasi di Balik Halte Bunga

"Ini kota yang sangat pro artistik dan banyak hal terjadi di sini, banyak seni jalanan dan festival," Cebula menjelaskan ketika ditanya tentang inspirasi di balik proyek ini.

proyek halte bunga dominika cebula

2019 Dominika Cebula

"Saya merasa terinspirasi oleh makna sentimental memberikan bunga kepada seseorang, makna bunga dalam budaya kita dan kehadiran mereka di semua momen penting dalam hidup kita."

4 dari 4 halaman

Proyek Memakan Waktu Setahun

Seluruh proyek memakan waktu sekitar satu tahun, mulai dari mengumpulkan materi sampai urusan perizinan dengan pemerintah setempat.

proyek halte bunga dominika cebula

2019 Dominika Cebula

Ketika ditanya tantangan terbesar dalam mengerjakan proyek ini, Cebula menyebut kesulitan terbesar berasal dari proses rekonsiliasi dengan pemerintah kota.

"Selain itu, saya tidak punya banyak pengalaman dengan resin. Mengeringkan bunga ternyata membutuhkan banyak waktu," pungkasnya. (mdk/tsr)

Baca juga:
Berkreasi dengan Memanfaatkan Limbah Kerang
Pesan Toleransi dari Pelukis Pasir Oman: Manusia Harus Berdamai dengan Semua Orang
Pesta Seni Rupa Indonesia Tampilkan Karya 200 Seniman
Aksi Maestro Sadikin Pard Melukis dengan Kedua Kaki
Di Balik Megahnya Panggung Pertunjukan Wayang Orang

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami