Tanpa Ngutang, Hanya Perlu Pengendalian Diri Demi Traveling ke Destinasi Impian

GAYA | 20 September 2019 11:17 Reporter : Wuri

Merdeka.com - Traveling bukan hanya dipandang sebagai salah satu cara untuk menghilangkan jenuh dan stres, tapi juga ajang aktualisasi diri. Sayangnya, tidak sedikit juga yang menggunakan traveling untuk pamer liburan mewah ala travel influencer hingga rela berutang.

Padahal menurut situs The Balance pergi berlibur menjadi alasan yang salah untuk berutang, selain membeli produk fashion desainer, membayar utang, membelikan hadiah, dan membeli perabotan rumah. Daripada bersenang-senang di destinasi impian lalu mendapati diri pulang dengan lilitan utang, sebaiknya persiapkan dana traveling sebaik mungkin dengan cara-cara berikut ini.

Pilih Destinasinya Terlebih Dahulu

Sudah punya bucket list tujuan traveling yang ingin diwujudkan? Tentukan mana destinasi yang ingin kamu capai terlebih dahulu. Hal ini akan memudahkanmu untuk menyusun anggaran traveling yang dibutuhkan. Mulai dari tiket pesawat PP, penginapan, akomodasi, biaya makan, hingga tiket masuk obyek wisata. Sebaiknya, persiapkan dana melebihi perhitungan yang ada untuk mengatasi adanya pembengkakan dana di luar dugaan, misalnya kenaikan harga tiket pesawat.

Hitung Jumlah Uang yang Ditabung

Setelah mendapatkan jumlah dana traveling yang tepat, hitung porsi uang yang bisa masuk ke dalam tabungan khusus. Pertimbangkan juga waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan seluruh uang yang diperlukan. Mulai dengan menyisihkan 10 persen dari gaji untuk dana traveling sehingga tidak mengganggu pengeluaran rutin bulananmu.

Memang Butuh Pengorbanan

Demi mewujudkan mimpi mengunjungi destinasi impianmu, butuh pengorbanan dengan melakukan penghematan. Supaya dapat menabung dengan konsisten, tekan pengeluaran dan belanja yang tidak penting atau yang masih bisa ditunda.

Selain itu, bisa juga dengan mengurangi frekuensi nongkrong, nonton film, atau menjajal minuman kopi kekinian. Bukan berarti berubah pelit, kamu masih bisa memanfaatkan promo, diskon, hingga cashback untuk belanja dan bersenang-senang, tanpa harus keluar terlalu banyak uang.

Dapatkan Penghasilan Tambahan

Selain menghemat pengeluaran, tidak ada salahnya mencari cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Mulai dari mencari pekerjaan sampingan, menjadi freelancer, hingga menjual barang bekas masih layak pakai lewat bazar atau memanfaatkan media sosial. Selain memanfaatkan keahlian yang dimiliki dan barang-barang yang sudah tak terpakai, dana yang mengalir ke tabungan pun bisa dimaksimalkan.

Sisihkan di Awal

Kebanyakan orang baru menyetorkan uang ke tabungan jika masih memegang sisa gaji. Seringnya, uang yang didapat lebih cepat habis untuk biaya makan di luar rumah atau berbelanja. Biar bisa menabung dengan disiplin dan konsisten, sebaiknya tahan diri dengan tidak terlalu sering menghambur-hamburkan uang saat gajian. Segera sisihkan uang dengan besaran tertentu yang sudah disepakati sejak awal dan masukkan ke dalam tabungan.

Cermat Menggunakan Kartu Kredit Saat Traveling

Penggunaan kartu kredit memang banyak menjadi pilihan saat traveling. Selain sesuai dengan gaya hidup masyarakat urban masa kini yang menyukai transaksi cashless, kartu kredit juga membantu membatasi uang tunai yang dibawa. Tapi, tetap cermat dan jangan terlalu boros saat bertransaksi dengan kartu kredit. Jangan sampai sepulang dari liburan, kamu dibuat galau dengan jumlah tagihan kartu kredit yang melonjak.

Ingin pamer keseruan traveling di media sosial? Makin asyik lagi kalau bepergiannya dengan dana yang berasal dari tabungan sendiri. Walau awalnya terasa sulit, lama-lama kamu akan terbiasa dan terbawa untuk mengelola keuangan dengan lebih cermat. (eth)

(mdk/wri)