Jadi Tempat Pelarian Prabu Brawijaya, Ini 4 Jejak Majapahit di Gunungkidul

Jadi Tempat Pelarian Prabu Brawijaya, Ini 4 Jejak Majapahit di Gunungkidul
Ilustrasi - Panggung dan Menara Kerajaan Majapahit. ©2020 Merdeka.com
HISTORI | 22 Juli 2021 12:12 Reporter : Shani Rasyid

Merdeka.com - Saat Kerajaan Majapahit berada di ambang kehancurannya, sang raja Prabu Brawijaya dan para prajurit yang tersisa mengasingkan diri ke kawasan Pegunungan Seribu yang sekarang masuk wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di sana, Prabu Brawijaya bersama para pengikutnya yang tersisa menyebar ke berbagai tempat seperti Playen, Karangmojo, dan Ponjong. Sedangkan Prabu Brawijaya sendiri memilih bersembunyi di Pantai Ngobaran, Kecamatan Panggang.

Di pantai inilah, dia kemudian melakukan ritual pati obong (membakar diri) agar dia tak tertangkap Pasukan Demak. Dia pun kemudian mengakhiri hidupnya dengan cara moksa di Goa Langse.

Kisah tentang pelarian Raja Majapahit ini memang tidak tertuang dalam babad atau kitab-kitab kuno, namun disebarkan secara lisan di tengah-tengah masyarakat Gunungkidul dan diwariskan secara turun temurun.

Lalu seperti apa jejak-jejak yang ditinggalkan Majapahit di sana? Berikut selengkapnya:

Baca Selanjutnya: Tempat Pelarian Majapahit...

Halaman

(mdk/shr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami