Sejarah Pohon Gutta Percha di Sukabumi, Pernah Dikirim Massal ke Inggris Tahun 1859

Sejarah Pohon Gutta Percha di Sukabumi, Pernah Dikirim Massal ke Inggris Tahun 1859
Gutta Percha Tjipetir. ©2021 youtube djedjak langkah/Merdeka.com
HISTORI | 16 September 2021 13:15 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Desa Cipetir, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pernah menjadi sorotan dunia pada tahun 1800-an. Hal ini lantaran desa tersebut memiliki komoditas yang diketahui cukup berpengaruh di dunia bernama pohon Gutta Percha.

Pohon tersebut menghasilkan produk dari getahnya yang disebut sebagai salah satu bahan paling banyak digunakan, di masa revolusi industri hingga perang dunia saat itu.

Mengutip dari ANTARA pada Rabu (15/9), daun Gutta Percha disebut memiliki harga yang fantastis, hingga Rp3,5 juta jika dijual untuk keperluan industri.

Di masa lalu, tanaman bernama latin Palquium Gutta tersebut sempat dibudidayakan di masa kolonial Belanda sekitar tahun 1885 di Perkebunan Tjipetir. Saat ini sisa pohonnya masih tumbuh liar di lahan seluas 333 hektare yang dirawat oleh Perkebunan Sukamaju milik PTPN VIII. Berikut kisah menariknya.

Baca Selanjutnya: Digunakan untuk Kebutuhan Medis Dunia...

Halaman

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami