3 Fakta Nasi Jamblang, Kuliner Khas Cirebon yang Diandalkan di Masa Kerja Paksa

3 Fakta Nasi Jamblang, Kuliner Khas Cirebon yang Diandalkan di Masa Kerja Paksa
Nasi Jamblang. ©Instagram/dad_dish
JABAR | 19 Juni 2020 12:09 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Berbicara tentang Cirebon tentu tidak bisa lepas dari kuliner khasnya bernama Nasi Jamblang. Kuliner yang terdiri dari berbagai macam lauk pauk dengan tambahan nasi dan dibungkus daun jati ini, seakan menambah keunikannya.

Di Cirebon, nasi yang memanfaatkan lembaran daun jati sebagai pembungkusnya ini telah menjadi primadona yang selalu jadi andalan. Nasi Jamblang banyak dikonsumsi saat sarapan dan makan siang tiba. Tak hanya popular sekarang, nasi ini ternyata sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, dan memiliki cerita sejarah yang menarik.

2 dari 5 halaman

Tidak Ada Kaitannya dengan Tumbuhan Jamblang

nasi jamblang
©Instagram/dad_dish

Banyak yang mengira jika kuliner ini, disebut-sebut berasal dari tumbuhan atau pohon jamblang. Namun ternyata, tidak ada kaitannya sama sekali.

Diketahui jika kata ‘Jamblang’ diambil dari nama sebuah desa di sebelah barat Kota Cirebon, yaitu Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Desa ini merupakan sentra dari kuliner Cirebon yang khas.

3 dari 5 halaman

Diandalkan Saat Masa Penjajahan Belanda

nasi jamblang
Indonesiakaya.com ©2020 Merdeka.com

Nasi Jamblang konon menjadi penyelamat bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Cirebon di masa penjajahan Belanda. Di mana pada masa tersebut, ada kerja paksa yang melibatkan ribuan warga setempat untuk membangun jalan Anyer-Panarukan.

Di saat itu, disebutkan bahwa daun jati yang menjadi pembungkusnya. Bukan tanpa alasan, disinyalir daun jati ampuh untuk mengawetkan nasi yang dibagikan kepada para pekerja paksa. Mengingat, kerja paksa saat itu kejam, sehingga membuat para pekerja harus curi-curi waktu untuk makan.

4 dari 5 halaman

Manfaat Daun Jati sebagai Pembungkus

Selain itu, alasan penggunaan daun jati berawal dari terbatasnya alat pembungkus di masa itu. Walau begitu, daun jati memiliki tekstur yang kuat, rapat dan memiliki aroma harum.

Juga, pemakaian daun jati justru membuat tekstur nasi tidak mudah berubah jadi kering. Pembungkus daun jati tak kalah praktis dari pembungkus daun pisang.

5 dari 5 halaman

Terdiri Lebih dari 40 Jenis Lauk

nasi jamblang
Indonesiakaya.com ©2020 Merdeka.com

Kini, jika kita berkunjung dan mencicipi Nasi Jamblang, di warung-warung di Cirebon, kita akan dibuat bingung. Mirip dengan Nasi Padang, Nasi Jamblang hadir dengan beragam lauk.

Menurut informasi dari indonesiakaya.com, disebutkan jika membeli satu porsi Nasi Jamblang, bisa memilih 40 jenis lauk yang disediakan. Mulai dari varian ikan, daging, sayur hingga tempe dan tahu yang diolah dengan beragam rasa.

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami