3 Tradisi Unik Lebaran di Tasikmalaya, Perang Bedil Lodong hingga Makan Semur Jengkol

3 Tradisi Unik Lebaran di Tasikmalaya, Perang Bedil Lodong hingga Makan Semur Jengkol
JABAR | 23 Mei 2020 15:14 Reporter : Nurul Diva Kautsar

Merdeka.com - Lebaran merupakan momen yang paling ditunggu oleh seluruh umat muslim. Banyak tradisi unik dan menarik yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia saat hari kemenangan tiba, salah satunya di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Di kota yang terkenal dengan sebutan Priangan dari Timur ini, terdapat beberapa tradisi unik yang hanya ditemui saat hari Lebaran.

1 dari 3 halaman

Membunyikan Bedil Lodong

meriam bambu

©2019 merdeka.com/arie basuki

Dilansir dari travelingyuk.com, salah satu tradisi yang harus dilakukan oleh masyarakat Kota Tasikmalaya saat Lebaran adalah membunyikan petasan karbit yang terbuat dari batang bambu. Warga setempat menyebut petasan karbit ini dengan sebutan bedil lodong.

Tradisi membunyikan bedil lodong ini sudah dilakukan sejak zaman dahulu sebagai penanda datangnya hari kemenangan. Biasanya tradisi ini dilakukan oleh para remaja dan anak-anak pada saat malam takbiran hingga menjelang pagi hari.

Petasan ini berisi beberapa buah karbit yang dibunyikan di dalam batang bambu yang cukup besar dengan diameter hingga 1 meter dan dimasukan sedikit air. Bedil lodong ini akan menghasilkan suara yang menyemarakkan perayaan malam 1 syawal tersebut.

2 dari 3 halaman

Memakan Semur Jengkol

jengkol

©Cookpad/dapurguna

Di Kota Tasikmalaya terdapat menu wajib yang harus ada ketika Hari Raya tiba, yaitu semur jengkol. Makanan yang biasa ditemui di wilayah Sunda hingga Betawi ini memiliki aroma yang kuat sehingga sangat tak lazim jika harus disajikan pada hari Lebaran.

Namun menurut informasi dari travelingyuk.com, tradisi khas dari Kampung Citereup, Kecamatan Leuwisari, Tasikmalaya ini sudah berlangsung sejak lama. Masyarakat setempat biasanya menyantap makanan ini setelah melaksanakan salat Idul Fitri.

Walaupun terkesan tak lazim, tapi tradisi tersebut tetap menjadi kebiasaan warga setempat saat bersilaturahmi bersama sanak keluarga.

3 dari 3 halaman

Pawai Motor

pawai motor lebaran

Akun Youtube Arek Bumerang ©2020 Merdeka.com

Tradisi unik terakhir yang biasa dilakukan oleh masyarakat Kota Tasikmalaya adalah pawai motor bising. Dilansir dari akun Youtube Arek Bumerang, salah satu kegiatan yang ramai dilakukan oleh anak muda Tasikmalaya saat Lebaran adalah naik motor sambil berkeliling kampung menggunakan knalpot yang berisik.

Iring-iringan kendaraan roda dua tersebut rupanya sudah ada sejak tahun 1980-an. Menurut akun Arek Bumerang, biasanya pawai motor dilaksanakan di kampung-kampung yang relatif sepi sehingga pawai motor saat lebaran selalu menjadi ciri khas para anak muda untuk meramaikan Hari Raya Idul Fitri.

(mdk/nrd)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami