6 Langkah untuk Dekat dengan Buah Hati

6 Langkah untuk Dekat dengan Buah Hati
anak dan orang tua. ©2020 Merdeka.com
JABAR | 12 Februari 2020 18:10 Reporter : Denny Marhendri

Merdeka.com - Orang tua memang sudah menjadi panutan bagi anaknya. Sedangkan dampak positif dalam melakukan komunikasi antara anak dengan orang tua bisa menjadi semakin dekat. Otomatis dengan begitu akan terciptanya chemistry dan itu akan berlangsung seumur hidup.

Semakin banyak kebutuhan yang diperlukan dalam suatu rumah tangga menjadi kekhawatiran bagi orang tua untuk dapat memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Orang tua yang menerima cukup banyak tekanan dari pekerjaan dan tuntutan karier menjadikan orang tua stres. Khawatirnya ketika stres tersebut menjadi penghalang untuk dekat dengan buah hati.

2 dari 7 halaman

1. Mengertilah Perasaan Buah Hati Kesayangan

anak dan orang tua2020 Merdeka.com/thefederalist.com

Berbagai kejadian yang sudah atau akan dialami anak akan menimbulkan segala macam perasaan dalam diri anak itu. Bertemu dengan orang lain, dipuji oleh orang lain, bahkan menangis saat jatuh dari sepeda. Peran orang tua untuk mengerti perasaan anak sangat besar pada langkah ini, mengerti bahwa kejadian-kejadian itu dapat berdampak positif kepada anak atau bahkan berdampak negatif.

3 dari 7 halaman

2. Membangun Rasa Percaya Diri

anak dan orang tua2020 Merdeka.com/usatoday - getty images

Setelah anak mempunyai waktu untuk menjelajahi dunianya, kemudian bisa menciptakan suatu hal apresiasilah yang kemudian dibutuhkan oleh buah hati Anda. Sang buah hati akan merasa bangga dengan apa yang buah hati lakukan dan merasa tidak dikekang oleh orang tua. Apalagi orang tua bisa mendukung penuh terhadap apa yang dilakukan sang buah hati.

4 dari 7 halaman

3. Waktu Orang Tua Untuk Anak

anak dan orang tua2020 Merdeka.com/www.essentialkids.com.au

Terlibat dalam tumbuh kembang anak sudah menjadi peran mutlak bagi orang tua. Menikmati waktu bersama-sama juga menjadi hal yang menyenangkan, apalagi orang tua dan anak bisa mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Pengalaman itulah yang akan diingat oleh sang buah hati sampai kapanpun.

Jika memang tidak bisa menyempatkan waktu untuk anak karena tuntutan pekerjaan, telfon atau lakukan panggilan video saat berada di kantor dalam jam sibuk. Hal itulah yang membuat anak beranggapan bahwa orang tua juga memperhatikan dan memikirkannya.

5 dari 7 halaman

4. Mencari Solusi Bersama

anak dan orang tua2020 Merdeka.com/www.promisesbehavioralhealth.com

Tidak mungkin tidak bahwa setiap hari anak bertemu dengan berbagai hal. Masalah besar atau kecil yang bisa juga membuat sang buah hati stres. Bahkan masalah juga datang dari hubungan antara orang tua dengan anak. Menjadi partner yang baik bagi sang buah hati kemudian perlahan mengerti dan mendiskusikan untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi.

6 dari 7 halaman

5. Ungkapan Perasaan dan Tindakan

anak dan orang tua2020 Merdeka.com

Menyampaikan hal baik kepada anak akan berpengaruh juga dalam kondisi psikis anak. Ungkapan sayang kepada buah hati akan mempermudah anak mengerti bahwa mereka disayangi secara tulus oleh orang tua. "Ayah kangen sama Adek" atau "Mamah masak makanan yang enak buat Adek" hanya semudah itu.

Tindakan yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa sayang seperti memberikan ciuman di kening, atau memberikan pelukan hangat yang akan melebur segala masalah yang ada dipikirkan anak dan menepuk pelan bahu yang dapat menenangkan sang buah hati.

7 dari 7 halaman

6. Hubungan Didasari Komunikasi yang Baik

anak dan orang tua2020 Merdeka.com/www.drugfreeshelbycounty.org

Semua cara di atas akan bisa dilakukan dengan baik jika komunikasi antara buah hati dan orang tua dalam kondisi baik dan lancar. Segala hal yang dikomunikasikan bisa membuat anak dan orang tua menjadi saling terbuka adalah kuncinya. Saling berbicara dengan memposisikan orang tua sebagai sahabatnya.

Tanpa ada penghakiman, tanpa menyudutkan, mengakui apa yang buah hati sampaikan kepada Anda. jika memang Anda sebagai orang tua tidak setuju jangan langsung menolak atau mengatakan tidak. Sampaikan juga pikiran Anda sebagai orang tua kepada anak yang dapat melengkapi apa yang anak sampaikan sebelumnya. (mdk/dem)

Baca juga:
Cara Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi, Bunda Tidak Perlu Khawatir Lagi
3 Hal untuk Sterilisasi dan Membersihkan Alat Makan dan Menyusui Bayi
Penggunaan Sarung Tangan pada Bayi Sebenarnya Tidak Perlu Dilakukan
VIDEO: Kedekatan Menteri Edhy Prabowo dan Sang Anak, Antar Sekolah Naik Sepeda
Berikut Sejumlah Cara Tepat Bagi Orangtua untuk Merawat Bayi Prematur
Begini Cara bagi Orangtua untuk Merawat Anak yang Lahir Prematur

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami